get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Bandung Simak! Ini Titik Salat Id Muhammadiyah 20 Maret 2026

1 Bandung, 2 Takbiran, Pesan Menyejukkan Wali Kota Farhan di Tengah Lebaran dan Nyepi

Kamis, 19 Maret 2026 | 22:18 WIB
header img
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: M Rafki)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id-Menjelang perayaan Idulfitri yang jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 bagi sebagian warga, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengambil langkah diplomatis saat meninjau kesiapan wilayah di Kantor Kecamatan Lengkong, Kamis (19/3/2026).

Farhan secara khusus memberikan ruang penghormatan bagi warga Muhammadiyah yang merayakan hari kemenangan lebih awal. Namun, ada pemandangan menarik: Sang Wali Kota memilih untuk menjembatani perbedaan dengan cara yang sangat personal.

“Untuk yang merayakan Idulfitri pada tanggal 20, kami mengucapkan selamat Idulfitri, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir batin,” ujar Farhan dengan hangat.

Puasa Tetap Jalan, Takbir Tetap Menggema Meski sebagian warga sudah merayakan Lebaran esok hari, Farhan menegaskan bahwa dirinya sebagai pemimpin daerah akan berada di dua sisi sekaligus demi menjaga kebersamaan. Ia akan ikut larut dalam suasana takbir malam ini, namun tetap teguh menyelesaikan ibadah puasa hingga pengumuman resmi pemerintah.

“Insyaallah saya sebagai wali kota juga akan ikut takbir sekarang, dan besok takbiran lagi. Jadi dua kali takbiran, tapi besok saya masih puasa, insyaallah akan dijaga,” tuturnya.

Lebaran bertemu Nyepi tantangan harmoni tahun ini dinilai memang cukup unik karena momentum Lebaran berdekatan dengan Hari Raya Nyepi yang dirayakan umat Hindu. Mengingat Bandung adalah kota yang majemuk, Farhan mengeluarkan imbauan tegas namun santun terkait larangan pawai takbir di jalanan pada Kamis malam.

Langkah ini diambil demi memastikan kesucian ibadah Nyepi tidak terganggu oleh kebisingan di ruang publik. Baginya, inilah wajah asli Indonesia yang sesungguhnya.

“Pada saat bersamaan juga, ini salah satu bentuk bagaimana Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia. Kita tetap menghormati saudara-saudara yang beragama Hindu yang sedang merayakan ibadah Nyepi,” tegas Farhan.

Dia menyampaikan bahwa kegembiraan merayakan Idulfitri tidak boleh melukai kekhusyukan umat lain. “Jadi takbiran malam ini tidak ada pawai, paling besok baru boleh pawai. Malam ini jangan, untuk menghormati yang Nyepi,” sambungnya lagi.

Melalui momentum yang berbarengan ini, Wali Kota Farhan berharap warga Bandung bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal kedewasaan beragama. Menjaga perasaan tetangga, menurutnya, adalah inti dari merayakan kemenangan yang fitri.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut