Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Arus Balik Lebaran Bandung Memuncak di H+2, Dishub Prediksi Gelombang Kedua Lebih Landai
Advertisement . Scroll to see content

Puncak Arus Balik Gelombang Pertama di Nagreg, 50.000 Kendaraan Melintas sejak Pagi

Selasa, 24 Maret 2026 | 13:21 WIB
  • author Agi Ilman
Puncak Arus Balik Gelombang Pertama di Nagreg, 50.000 Kendaraan Melintas sejak Pagi
Kondisi lalin arus balik di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung arah Bandung mulai ramai oleh pemudik yang mengarah ke Bandung, Selasa (24/3/2026). (Foto Agi).

BANDUNG, iNewsBandungRaya - Arus balik Lebaran di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, mencapai puncak gelombang pertama pada Selasa (24/3/2026). Hingga pukul 10.00 WIB, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat 50.065 kendaraan telah mengarah ke Bandung.

Lonjakan ini melanjutkan tingginya volume kendaraan pada H+1 atau Senin (23/3) yang mencapai 148.266 kendaraan. Secara kumulatif, lebih dari 198 ribu kendaraan telah melintas dalam dua hari arus balik.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan peningkatan arus sudah terjadi sejak pagi dan sesuai dengan prediksi puncak hari terakhir cuti bersama.

“Puncak pertama diperkirakan terjadi hari ini, bertepatan dengan hari terakhir libur sebelum masuk kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, arus balik masih berpotensi berlanjut pada gelombang kedua akhir pekan, 28–29 Maret, seiring sebagian masyarakat belum kembali.

Sementara itu, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way sepenggal untuk menjaga arus tetap lancar. Direktur Binmas Polda Jabar, Kombes Pol Wadi Sa’bani, mengatakan sistem ini diberlakukan situasional saat terjadi perlambatan.

“Kita lakukan one way sepenggal agar arus kendaraan tetap mengalir,” ujarnya.

Selain itu, petugas juga menyiapkan penarikan antrean kendaraan jika kepadatan memanjang, terutama menuju kawasan Gentong, Tasikmalaya, agar tidak terjadi penumpukan panjang.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut