Ayah Kapten Zulmi Merasa Kehilangan, Sebut Almarhum Sebagai Pahlawan Keluarga dan Bangsa
CIMAHI,iNews BandungRaya.id - Mendiang Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar menjadi salah satu prajurit Indonesia yang tewas saat menjalankan tugas negara di Lebanon.
Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang tuanya yang tinggal di Jalan Cikendal No. 40, Kampung Cikendal, RT01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Terlebih almarhum yang tergabung dalam United Nations Interm Force in Lebanon (UNIFIL), merupakan pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan sejatinya tengah menjalankan misi perdamaian.
"Innalillahi wa innailaihi raji'un. Kami mengucapkan ribuan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panglima TNI, Kasad, Pangdam Jaya, Danjen Kopassus, serta seluruh rekan-rekan prajurit TNI yang telah memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum," kata orang tua almarhum, Rudi kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).
Pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh komponen Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan penghormatan kepada sang prajurit yang gugur dalam tugas di Lebanon.
Meskipun kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam, keluarga merasa bangga karena beliau gugur sebagai kusuma bangsa dalam menjalankan tugas negara.
Editor: Rizki Maulana