Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Penemuan Mayat Membusuk Gegerkan Warga Cicendo Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Insiden Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: Suami Korban Tuntut Penjelasan Resmi

Kamis, 09 April 2026 | 17:35 WIB
  • author Muhammad Rafki Razif
Insiden Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: Suami Korban Tuntut Penjelasan Resmi
Rizky, suami dari Nina Salehah. (Foto: M Rafki)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung tengah dirundung kecemasan mendalam. Rizky (28), suami dari Nina Salehah, mengungkapkan rasa terguncangnya setelah sang buah hati hampir saja dibawa pulang oleh orang asing.

Peristiwa traumatis ini terjadi saat Rizky sedang tidak berada di samping istrinya. Ia baru menyadari ada sesuatu yang salah ketika melihat situasi di dalam ruangan sudah kacau balau.

“Kalau perasaan sih kaget, ya. Soalnya saya tidak tahu kronologinya dari awal. Waktu itu saya lagi ke toilet,” ujarnya kepada awak media, Kamis (9/4/2026).

Kronologi Kepanikan di Ruang Perawatan

Setibanya dari toilet, Rizky mendapati istrinya dalam kondisi histeris. Isak tangis dan kemarahan Nina pecah setelah menyadari bayinya sempat berpindah tangan ke orang lain yang tidak dikenal.

“Pas saya kembali, istri saya sudah marah-marah sambil nangis. Dari situ baru saya tahu katanya anak kami hampir dibawa orang lain,” lanjutnya.

Rizky pun sempat mengonfrontasi ibu yang membawa bayinya tersebut. Berdasarkan pengakuan wanita itu, terdapat unsur ketidaksengajaan karena kemiripan situasi di ruang bayi.

“Iya, sempat ngobrol. Dia bilang mengira itu anaknya, karena anaknya sendiri belum dipakaikan baju, katanya masih di dalam,” jelasnya.

Menanti Itikad Baik Rumah Sakit

Meski insiden ini sangat fatal, Rizky mengaku belum mengambil langkah hukum secara formal. Namun, ia menekankan bahwa pihak manajemen RSHS tidak boleh lepas tangan begitu saja. Ia mendesak pihak rumah sakit untuk mendatangi keluarganya guna memberikan klarifikasi atas kelalaian prosedur tersebut.

“Belum ada laporan. Waktu itu spontan saja kejadiannya,” katanya.

“Harapannya, pihak rumah sakit bisa datang langsung ke rumah untuk memberikan penjelasan dan konfirmasi,” tegasnya.

Sebagai orang tua baru, Rizky merasa keamanan pasien seharusnya menjadi prioritas utama. Ia bersikeras bahwa pihak rumah sakitlah yang harus menjemput bola untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

“Tidak mungkin saya yang ke sana, karena bukan saya yang salah. Ini cukup mengejutkan buat kami sebagai orang tua,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi dengan menghubungi manajemen RSHS guna mendapatkan keterangan lebih lanjut. Namun, sampai saat ini masih belum ada tanggapan resmi dari pihak rumah sakit terkait insiden tersebut.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut