Big Match Liga 1: Persib Vs Bali United, Adu Gengsi 2 Kekuatan Besar di GBLA
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Rivalitas panas antara Persib Bandung dan Bali United bakal kembali membara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 12 April mendatang. Namun, kali ini Maung Bandung menghadapi situasi yang berbeda: mereka akan menjamu tim yang tengah dalam mode "monster".
Meski Persib punya catatan manis sejak ditangani Bojan Hodak, duel akhir pekan ini diprediksi menjadi salah satu ujian paling berat sepanjang musim 2026.
Sejak mendarat di Kota Kembang pada Juli 2023, pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, sukses mengubah nasib Persib saat bertemu Serdadu Tridatu. Kutukan tujuh tahun tanpa kemenangan (2017-2024) resmi berakhir lewat kemenangan fenomenal 3-0 di semifinal Championship Series tahun lalu.
Di bawah asuhan Hodak, dominasi Bali United seolah terkunci. Dari 7 pertemuan terakhir, Persib mencatatkan statistik yang sangat solid:
2 Kemenangan
4 Hasil Imbang
1 Kekalahan
Kemenangan terakhir di GBLA pada 18 April 2025 dengan skor 2-1 membuktikan bahwa taktik pragmatis Hodak seringkali menjadi "obat penawar" bagi agresivitas tim asal Pulau Dewata tersebut.
Persib dilarang keras terjebak dalam nostalgia kemenangan masa lalu. Pasalnya, Bali United baru saja mengirimkan teror nyata pada pekan ke-26, tepat 6 April 2026 kemarin.
Skuad asuhan Stefano Cugurra tersebut tampil kesetanan dengan melumat PSBS Biak lewat skor mencolok 6-1. Torehan setengah lusin gol dalam satu laga ini menjadi bukti bahwa lini depan Bali United sedang dalam kondisi on-fire dan siap meruntuhkan tembok pertahanan Maung Bandung.
Laga 12 April nanti akan menjadi panggung adu kecerdasan taktik. Publik sepak bola nasional menantikan apakah sistem pertahanan berlapis yang dibangun Hodak mampu menahan gempuran liar Bali United yang baru saja mencetak pesta gol.
Akankah kemenangan telak Bali United atas PSBS Biak menjadi tanda kembalinya supremasi Serdadu Tridatu? Ataukah GBLA akan kembali menjadi "kuburan" bagi ambisi tim tamu? Layak kita nantikan.
Editor : Agung Bakti Sarasa