Tuai Pengakuan Tingkat Nasional, Inovasi Pengolahan Limbah Ubah Cangkang Jadi Peluang Ekonomi Baru
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB). Integrated Terminal (IT) Jakarta sukses meraih predikat PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup berkat inovasi sosial yang unik bernama program KERAK TELOR (Kerajinan Pangan Kelompok Transformasi Ekonomi Lokal Sunter).
Penghargaan tertinggi di bidang pengelolaan lingkungan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hani Faisol Nurofiq, kepada Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, di Gedung Sasono, TMII, Selasa (7/4/2026).
Menteri Hani menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol kepatuhan aturan, melainkan bukti nyata transformasi korporasi.
"PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat," ujar Hani.
Borong Penghargaan Hijau di Berbagai Wilayah
Selain raihan emas oleh IT Jakarta, tujuh unit operasi lainnya di bawah naungan Regional JBB juga berhasil membawa pulang Peringkat Hijau. Unit-unit tersebut meliputi SHAFTHI (Soekarno Hatta), AFT Husein, FT Cikampek, IT Balongan, FT Bandung, FT Tanjung Gerem, hingga FT Tasikmalaya.
Mars Ega Legowo Putra mengungkapkan bahwa capaian ini adalah manifestasi dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Komitmen Pertamina Patra Niaga tidak hanya menopang ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi. Melalui program-program TJSL, kami terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Ega.
Mengenal Program KERAK TELOR: Dari Limbah Jadi Berkah
Program KERAK TELOR di Kelurahan Sunter Jaya menjadi sorotan utama. Inisiatif ini memberdayakan ibu rumah tangga dan lansia untuk memproduksi kuliner kekinian seperti almond crispy dan chocolate soft cookies.
Menariknya, program ini tidak hanya soal ekonomi, tapi juga ekologi. Kelompok ini sukses mengolah 1.218 kilogram cangkang telur menjadi media tanam pengganti kompos. Secara finansial, program ini terbukti mendongkrak omzet kelompok hingga 34%.
Perjalanan program ini dilakukan secara terstruktur:
Motivasi untuk Terus Berinovasi
Executive General Manager Regional JBB, Freddy Anwar, menyampaikan bahwa keberhasilan di Sunter akan menjadi cetak biru bagi wilayah lain.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kami berharap keberhasilan ini tidak hanya di IT Jakarta, tetapi juga di wilayah lokasi Jawa Bagian Barat lainnya,” tutup Freddy.
Editor: Rizal Fadillah