Warga Bandung Siap-Siap Kehadiran Event Lari Paling Serius dan Kompetitif
iNewsBandungRaya.id - Menjelang gelaran bank bjb Bandoeng 10K 2026, konsep baru mulai diperkenalkan lewat pre-event City Touchdown x Babaturan Elite di lintasan Atletik Pajajaran. Tahun ini, ajang lari di Kota Bandung tersebut tak lagi sekadar event komunitas, tetapi diarahkan menjadi kompetisi yang lebih serius dan kompetitif.
Manager Partnership Event Harian Kompas, Ari Setiawan, menegaskan bahwa Bandung 10K kini diposisikan sebagai bagian dari The Ultimate 10K Series sebuah rangkaian lomba di empat kota besar Indonesia.
“Yang membedakan, kami ingin membuat series yang lebih serius dan lebih kompetitif. Kategori 10K ini kami posisikan sebagai ajang balap yang bergengsi,” ujarnya.
Menurut Ari, meski terbuka untuk semua kalangan, event ini secara konsep akan didominasi oleh pelari cepat. Bahkan, Bandung menjadi satu-satunya kota yang menghadirkan konsep pacer elite.
“Di Bandung, kita punya pacer elite untuk mengawal pelari. Ini jarang ada di event lain. Kita buat simulasi seperti sub-5, sub-4, dan sub-3, jadi peserta bisa merasakan atmosfer balapan sesungguhnya,” jelasnya.
Tak hanya itu, program seperti coaching clinic juga dihadirkan untuk memberikan gambaran latihan bagi peserta, sekaligus memperkuat positioning Bandung 10K sebagai ajang lari yang lebih serius.
Sementara itu, Deputy Corporate Secretary Bank BJB, Sani Ikhsan Maulana, menyebutkan bahwa peningkatan kualitas event juga diiringi dengan peningkatan jumlah peserta.
“Tahun lalu sekitar 3.000 peserta, sekarang menjadi 4.000. Ini menunjukkan kepercayaan publik semakin tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bandung 10K tahun ini juga telah mengantongi sertifikasi dari World Athletics, menjadikannya salah satu event lari 10K bersertifikasi di Bandung.
Dari sisi konsep, lomba tetap fokus pada satu kategori, yakni 10K, dengan rute point to point dari Bank BJB Naripan menuju Balai Kota Bandung. Event akan dimulai pukul 05.00 WIB untuk meminimalisasi gangguan aktivitas warga.
“Bandung dikenal sebagai kota kreatif. Kami ingin event ini bukan hanya kompetitif, tapi juga menjadi pengalaman khas kota,” kata Sani.
Semangat tersebut juga diperkuat melalui program Local for Locals, yang melibatkan pelaku UMKM, distro, hingga kuliner lokal agar dampak ekonomi bisa dirasakan lebih luas.
Ari menegaskan, tujuan besar dari Bandung 10K bukan hanya soal lomba, tetapi juga membangun identitas bersama.
“Kami ingin ini jadi event milik orang Bandung, untuk orang Bandung, dan oleh orang Bandung,” tutupnya.
Dengan konsep yang semakin matang, Bandung 10K 2026 tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang kolaborasi antara komunitas, industri kreatif, dan gaya hidup sehat yang kian berkembang di Kota Bandung.
Editor : Agung Bakti Sarasa