get app
inews
Aa Text
Read Next : Persib vs PSIM Hari Ini! Laga Penentu Juara Super League 2025/26 di GBLA

Maung Bandung Menanti Kepastian, Akankah Duel Persija vs Persib Tetap Digelar di Senayan?

Senin, 04 Mei 2026 | 11:27 WIB
header img
Laga Big Match Super League 2025-2026 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang dijadwalkan pada 10 Mei 2026 terancam batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).(Foto: gbk.id)

JAKARTA, iNewsBandungraya.id - Laga Big Match Super League 2025-2026 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang dijadwalkan pada 10 Mei 2026 terancam batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kendala teknis menjadi alasan utama yang membuat kepastian venue pertandingan ini menggantung.

Menyikapi situasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapannya untuk melakukan intervensi positif. Ia berencana menemui panitia penyelenggara (Panpel) dan pihak keamanan dalam waktu dekat guna mencari solusi agar laga panas ini tetap bisa berlangsung di stadion kebanggaan ibu kota tersebut.

"Tentunya saya ingin mendengarkan terlebih dahulu hal itu," ucap dia, Senin, 4 Mei 2026. 

Adapun, kendala perawatan rumput membuat laga panas tersebut terancam tidak digelar di SUGBK. Panitia pelaksana Persija masih menunggu keputusan resmi terkait penggunaan stadion.

Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, menyampaikan pihaknya terus berupaya agar laga tetap bisa digelar di SUGBK. Keputusan akhir diperkirakan akan diketahui pada Senin (4/5/2026).

Ferry menjelaskan pihak pengelola SUGBK sebenarnya mengapresiasi Persija dan The Jakmania. Dia menyebut kondisi stadion tetap kondusif selama digunakan.

Namun, situasi berubah karena adanya agenda Timnas Indonesia. Stadion akan dipersiapkan untuk FIFA Matchday pada Juni 2026.

"Kemarin Kamis siang tiba-tiba kita diundang datang ke SUGBK dan mereka bilang bahwa tanggal 5 Juni itu Timnas akan pakai. Jadi, mereka berharap ada perbaikan rumput," ujarnya.

Ferry menegaskan belum ada surat penolakan resmi dari pengelola stadion. Dia menyebut keputusan akhir berada di tangan PSSI.

"Kalau misalnya PSSI mengizinkan, kami main di SUGBK. Tapi kalau PSSI enggak mengizinkan, ya mau enggak mau kami main di JIS. Ya, tim Persija harus menerima JIS dalam kondisi apapun," tuturnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut