Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Didukung 16 PK, Edi Rusyandi Optimistis Aklamasi di Musda V Partai Golkar KBB
Advertisement . Scroll to see content

SOKSI Perkuat Konsolidasi di Bandung, Misbakhun Sebut Jawa Barat Lumbung Partai Golkar

Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:58 WIB
  • author Agus Warsudi
SOKSI Perkuat Konsolidasi di Bandung, Misbakhun Sebut Jawa Barat Lumbung Partai Golkar
Ketua Umum Depinas SOKSI Dr Mukhamad Misbakhun membuka Rakernas dan Rapimnas I SOKSI di Bandung. (FOTO: AGUS WARSUDI)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan (Rapimnas) I SOKSI di Bandung.

Kegiatan itu akan berlangsung selama tiga hari, dari 15 hingga 17 Mei 2026. Rakernas dan Rapimnas I SOKSI dibuka oleh Ketua Umum Depinas SOKSI Dr Mukhamad Misbakhun, Jumat (15/5/2026).

"Partai Golkar sesuai arahan bapak Ketua Umum (Bahlil Lahadalia) harus melakukan konsolidasi vertikal dan horizontal," kata Ketum Depinas SOKSI.

Karena itu, ujar Misbakhun, Rakernas dan Rapimnas I SOKSI mengusung tema "Memperkuat Peran Kekaryaan dalam Transformasi Ekonomi dan Demokrasi Inklusif". 

"Apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari konsolidasi besar Partai Golkar. Konsolidasi SOKSI ini adalah upaya kami memberikan penguatan terhadap konsolidasi yang dilakukan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia," ujar Misbakhun.

Dia menuturkan, konsolidasi SOKSI harus memberikan bukti konkret bahwa ormas yang terkonsolidasi adalah yang melakukan upaya kaderisasi.

SOKSI punya tanggung jawab sangat besar sebagai salah satu ormas yang mendirikan Partai Golkar, untuk memberikan kontribusi kepada partai. 

Terutama dalam memberikan kader-kader terbaik untuk menjadi pimpinan di pemerintahan dan wakil rakyat di tingkatan masing-masing. 

Karena itu, SOKSI menyiapkan sistem kaderisasi melalui program Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB). Instrumen ini menanamkan semangat deologi karya kekaryaan kepada kader.

"Kami akan menggiatkan program P2KB. Hari ini,  rakernas merumuskan itu. Salah satunya menyusun program kerja untuk dilaksanakan dalam 5 tahun," tuturnya.

Misbakhun mengatakan, kenapa kami memilih Jawa Barat? Karena Jawa Barat ini memang lumbungnya Partai Golkar. Dari 102 kursi DPR RI Partai Golkar, 17 berasal dari Jawa Barat.

Di DPRD provinsi, kata Misbakhun, Golkar Jabar memperoleh 19 kursi, di bawah partai pemenang 20 kursi, yaitu, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). 

"Dari 19 itu, banyak kader SOKSI yang berkontribusi, juga termasuk di DPR RI. Artinya apa? Bahwa kita sedang memberikan penguatan terhadap Jawa Barat," ucap Misbakhun.

Selain itu, ujar dia, Jawa Barat juga salah satu provinsi terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk dan pemilihnya yang juga terbesar. 

Menurutnya, ini menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi setiap kader Partai Golkar untuk memberikan penguatan. Posisi Partai Golkar di Jawa Barat harus dipertahankan dan ditingkatkan. 

"Target Ketua Umum Partai Golkar yaitu menaikkan kursi. Menaikkan kursi ini mempunyai makna strategis dari sisi pemaknaan dan posisi politik Partai Golkar," ujarnya.

Misbakhun mengingatkan, 2026 adalah tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tahun depan akan menjadi tahun ketiga pemerintahan. Pada 2028, telah memasuki masa mempersiapkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

"Saya ingin menyampaikan kepada seluruh kader Partai Golkar yang berada di bawah ormas SOKSI untuk memberikan dukungan atas keputusan mengenai sistem pemilu dan pilkada oleh pemerintah," tutur Misbakhun. 

Sistem apa pun yang digunakan, tegasnya, SOKSI harus total memberikan dukungan. Karena, SOKSI adalah bagian dari Partai Golkar yang merupakan partai pendukung terbesar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan Partai Golkar terhadap pemerintah, ungkapnya, akan memberikan kepercayaan diri yang kuat dalam menjalankan program sampai ke masyarakat. 

"Sistem pemilu dan pilkada sedang dirancang ulang. Untuk itu, dalam rangka memberikan kajian penyusunan ulang itu, saya meminta seluruh kader SOKSI berkontribusi, memberikan sumbangan pemikiran terbaik bagi sistem politik di Indonesia ke depan," ucapnya.. 

Sebab, ujar Misbakhun, bagaimana pun sistem politik, pemilu dan metode yang digunakan, sangat mempengaruhi kebesaran Partai Golkar ke depan. 

"Di dalam kebesaran Partai Golkar, ada kontribusi kader SOKSI di sana," pungkas Misbakhun. 

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut