get app
inews
Aa Text
Read Next : Inspiratif! Resa Khoerunisa Peraih Beasiswa SEG 2025 Sukses Jadi Konsultan Geologi

Soroti Transformasi Digital Auditor, DIA FEB UNPAD dan AAFI Gelar Webinar Pengungkapan Fraud

Kamis, 21 Mei 2026 | 13:14 WIB
header img
Webinar Nasional bertajuk “Penggunaan Data Science dalam Mengungkap Fraud”. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Program Doktor Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (DIA FEB UNPAD) menggandeng Asosiasi Auditor Forensik Indonesia (AAFI) menggelar Webinar Nasional bertajuk “Penggunaan Data Science dalam Mengungkap Fraud” pada Selasa (21/4/2026).

Agenda yang diselenggarakan secara daring ini menyasar para praktisi audit, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Sepanjang acara, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi, khususnya saat memasuki sesi diskusi interaktif mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses audit investigatif.

Saat membuka acara, Ketua Program Doktor Ilmu Akuntansi FEB UNPAD, Prof. Dr. rer. pol Hamzah Ritchi, S.E., MBIT., Ak., menggarisbawahi krusialnya transformasi digital bagi profesi auditor saat ini.

"Transformasi digital dalam profesi auditor kini sudah tidak bisa ditawar lagi. Kegiatan kolaborasi antara akademisi dan praktisi ini merupakan langkah nyata kita bersama untuk meningkatkan literasi digital audit di Indonesia," ujar Prof. Hamzah Ritchi dalam sambutannya.

Pada sesi inti, seminar ini menghadirkan dua pakar sebagai narasumber, yakni dosen DIA FEB UNPAD, Dr. Srihadi Winarningsih, SE., MS., Ak., serta Plt. Kepala Subdirektorat IKNP I BPK RI, Muh. Abdur Rohman, S.Kom., MCyberSec., CHFI., CertDA., CFrA.

Dalam pemaparannya, Dr. Srihadi membedah evolusi pendeteksian kecurangan (fraud) dari kacamata akademis. Ia menyoroti bagaimana taktik pelaku penyimpangan keuangan telah bermutasi mengikuti perkembangan zaman.

"Jika pada masa lalu fraud lebih banyak dilakukan melalui manipulasi dokumen fisik atau penyalahgunaan wewenang secara konvensional, saat ini polanya berkembang ke arah yang jauh lebih kompleks. Perubahan tersebut menyebabkan metode pengawasan dan pendekatan audit tradisional menghadapi tantangan baru yang jauh lebih dinamis dibandingkan sebelumnya," papar Dr. Srihadi.

Senada dengan hal tersebut, Muh. Abdur Rohman dari BPK RI mengupas tuntas sisi praktis penggunaan data science. Menurutnya, volume data digital yang raksasa saat ini tidak lagi bisa diawasi dengan cara-cara lama, melainkan harus memanfaatkan kecanggihan analisis algoritma.

"Kita perlu memanfaatkan analisis data science secara optimal untuk mendeteksi pola anomali serta potensi penyimpangan, baik pada data keuangan maupun transaksi digital. Penting bagi kita semua—auditor, akademisi, hingga ahli teknologi informasi—untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan sistem pengawasan yang lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan era digital ini," tegas Muh. Abdur Rohman.

Acara pun diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial saja, melainkan menjadi ruang kolaborasi strategis yang kontinu dalam mendorong pengembangan kompetensi auditor digital yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut