Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Keterampilan Masa Depan, 6.125 Siswa SMA-SMK Ikuti Program Kewirausahaan
Advertisement . Scroll to see content

Science X AI Summit 2026: Masa Depan Artificial Intelligence dari Ngobrol ke Bisa Menalar

Senin, 01 Juni 2026 | 13:51 WIB
  • author Agus Warsudi
Science X AI Summit 2026: Masa Depan Artificial Intelligence dari Ngobrol ke Bisa Menalar
Science X AI Summit 2026 membahas masa depan teknologi AI tak bukan sekadar bisa mengobrol tetapi juga menalar. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Science x AI Summit 2026 yang diselenggarakan SAIR Foundation di di Silicon Valley, Amerika Serikat pada 12 Mei 2026 lalu, membahas perkembangan dan masa depan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Saat ini, industri AI memasuki era pasca-scaling. Ke depan, AI tak sekadar bisa mengobrol, tetapi mampu menalar.

Sebagai salah satu konferensi dengan pengaruh akademik dan nilai strategis industri AI terbesar di dunia saat ini, Science x AI Summit 2026 menghadirkan sejumlah ilmuwan berlevel Nobel, Turing, dan Fields.

Selain itu, hadir pula para pemimpin inti bidang AI dari perusahaan teknologi seperti Google, Microsoft, OpenAI, Anthropic, dan NVIDIA. 

Yang membanggakan, Halim Mahesa Putra PhD dari Indonesia menghadiri konferensi tersebut merepresentasikan pengusaha AI dari Asia.

Di acara tersebut, Halim berkesempatan berdiskusi mendalam dengan institusi penelitian AI global, perwakilan industri, dan investor internasional. 

Kehadiran Halim sinyal penting bahwa generasi baru pengusaha AI dari Asia mulai menembus lingkaran diskusi inti AI global.

Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan di industri AI lebih banyak berfokus pada jumlah parameter model, skala pelatihan, dan daya komputasi GPU. 

Namun, seiring peningkatan biaya pelatihan dan keterbatasan data berkualitas tinggi, banyak pelaku industri menyadari pendekatan yang hanya mengandalkan “menambah parameter dan GPU” tidak lagi cukup untuk menghasilkan peningkatan eksponensial secara berkelanjutan.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut