Borong 4 Kompetisi Musim Depan, Persib Bandung Bidik Jenderal Lapangan Tengah Jebolan FC Porto?
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Satu nama legiun asing mulai dikaitkan dengan juara bertahan jelang bursa transfer musim baru. Persib Bandung dikabarkan tengah memantau situasi gelandang bertahan asal Portugal, Rui Pires, untuk memperdalam kedalaman skuad mereka.
Langkah berburu amunisi baru ini terbilang sangat krusial. Pasalnya pada musim 2026/2027, Pangeran Biru bakal menghadapi kalender kompetisi paling padat dalam sejarah klub. Tidak tanggung-tanggung, Marc Klok dan kolega akan bertarung di empat ajang sekaligus:
Super League
AFC Champions League Two (ACL 2)
ASEAN Club Championship
Piala Presiden 2026
Rotasi pemain tentu menjadi kunci utama jika Maung Bandung tidak ingin kehabisan bensin di tengah jalan. Di sinilah sosok Rui Pires dianggap cocok untuk menambal sekaligus memperkuat lini vital tersebut.
Peluang Lolos Transfer: Bebas Transfer & Harga Pasar
Peluang Persib untuk mendaratkan pemain berusia 28 tahun ini terbilang cukup terbuka lebar. Berdasarkan data dari Transfermarkt, masa bakti Pires bersama klub Singapura, Lion City Sailors, akan kedaluwarsa pada akhir Juni 2026 ini.
Artinya, Persib bisa mendapatkannya dengan status free transfer alias gratis tanpa biaya tebusan klub. Adapun nilai pasar (market value) mantan penggawa timnas muda Portugal ini saat ini berada di kisaran Rp6,95 miliar—angka yang masih sangat masuk akal bagi finansial klub sekelas Persib.
Alasan Rui Pires Cocok untuk Skema Maung Bandung
Ada beberapa faktor yang membuat nama Rui Pires mencuat sebagai kandidat ideal pengisi slot asing Persib:
Versatilitas Posisi: Posisi aslinya adalah gelandang bertahan. Namun dengan postur jangkung 182 cm, ia juga fasih diplot sebagai bek tengah. Kehadirannya jelas akan membuat opsi strategi di lini tengah semakin kaya, mendampingi nama-nama beken seperti Thom Haye, Marc Klok, hingga Luciano Guaycochea.
Sangat Paham Karakter Persib: Menariknya, Pires bukan sosok asing bagi Bobotoh. Ia sudah empat kali bertanding melawan Persib di panggung ACL 2 dalam dua musim terakhir (2024/25 dan 2025/26), sehingga ia sudah punya gambaran jelas mengenai atmosfer sepak bola Bandung.
Kematangan di Asia Tenggara: Sejak merapat ke Lion City Sailors pada 2023, Pires langsung jadi motor serangan tak tergantikan dengan total 67 penampilan (4.829 menit bermain) dan mengemas 2 gol pada musim lalu.
Rekam Jejak Singkat: Tempaan Eropa Sebelum ke ASEAN
Karier sepak bola Rui Pires didominasi oleh kompetisi elite Eropa sebelum akhirnya memutuskan mencicipi atmosfer Asia:
FC Porto (2015–2019): Memulai langkah di tim akademi (Youth League) hingga menembus skuad FC Porto B dengan total 91 penampilan di semua ajang.
ESTAC Troyes (2019–2021): Merantau ke Prancis dan mencatatkan 35 laga di kompetisi kasta kedua.
FC Pacos de Ferreira (2021–2023): Kembali ke tanah kelahirannya di Portugal dan menjadi pilar penting di kompetisi teratas dengan 61 caps.
Lion City Sailors (2023–2026): Menjadi jenderal lapangan tengah di Singapura dengan modal segudang pengalaman dari Eropa.
Dengan kualitas mumpuni dan pengalaman interkontinental yang dimilikinya, kedatangan Rui Pires tentu bisa menjadi kepingan taktik yang dicari untuk menjaga asa juara Persib di empat kompetisi sekaligus. Kita tunggu saja bagaimana pergerakan manajemen manajemen PT PBB pada bursa transfer kali ini.
Editor: Agung Bakti Sarasa