Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 5 61 Persen Menkeu Sebut Fundamental Domestik Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Bertahan di Rp18.000 per Dolar AS, Ini Penjelasan Kemenkeu Soal APBN 2026

Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:21 WIB
  • author Susana
Rupiah Bertahan di Rp18.000 per Dolar AS, Ini Penjelasan Kemenkeu Soal APBN 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Ist.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih bergerak di level Rp18.000-an pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, pada Jumat (5/6/2026) pukul 18.26 WIB, rupiah tercatat berada di posisi Rp18.036 per dolar AS.

Pergerakan ini menjadi sorotan karena rupiah masih bertahan di level tinggi dalam beberapa waktu terakhir, seiring dinamika ekonomi global yang memengaruhi pasar keuangan.

Penjelasan Kemenkeu Soal Dampak Rupiah Melemah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait dampak pelemahan rupiah terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Menurutnya, pelemahan rupiah tidak memberikan dampak signifikan terhadap pembayaran bunga maupun pokok utang luar negeri.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menggunakan mekanisme natural hedge atau lindung nilai alami dalam pengelolaan utang luar negeri.

“Pembayaran utang luar negeri biasanya juga menggunakan sumber dolar yang sama. Jadi ada natural hedge, tidak ada beban tambahan kecuali kita membeli dolar langsung untuk membayar utang,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut