Rupiah Bertahan di Rp18.000 per Dolar AS, Ini Penjelasan Kemenkeu Soal APBN 2026
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih bergerak di level Rp18.000-an pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, pada Jumat (5/6/2026) pukul 18.26 WIB, rupiah tercatat berada di posisi Rp18.036 per dolar AS.
Pergerakan ini menjadi sorotan karena rupiah masih bertahan di level tinggi dalam beberapa waktu terakhir, seiring dinamika ekonomi global yang memengaruhi pasar keuangan.
Penjelasan Kemenkeu Soal Dampak Rupiah Melemah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait dampak pelemahan rupiah terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Menurutnya, pelemahan rupiah tidak memberikan dampak signifikan terhadap pembayaran bunga maupun pokok utang luar negeri.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menggunakan mekanisme natural hedge atau lindung nilai alami dalam pengelolaan utang luar negeri.
“Pembayaran utang luar negeri biasanya juga menggunakan sumber dolar yang sama. Jadi ada natural hedge, tidak ada beban tambahan kecuali kita membeli dolar langsung untuk membayar utang,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Editor : Rizal Fadillah