Viral! Momen Perpisahan Matilda di Bandung Sebelum Pindah ke Aviary Irfan Hakim
"Saya serahkan untuk dipelihara di aviarinya Irfan Hakim. Dan ini hari terakhir Matilda ada di Kota Bandung. Dia akan mengikuti kodratnya menjadi sapi penarik gerobak, tapi kali ini tugasnya untuk menyenangkan anak-anak,” ucap Bos Koi.
Mendengar hal itu, Irfan Hakim sempat tertegun. Beban tanggung jawab merawat sapi yang begitu dicintai masyarakat tampak jelas di wajahnya.
"Makasih atas kepercayaannya ya Pak. Kepercayaan berat maksudnya, ini kan sapinya ada ikatan batin sama Bapak. Semoga sapinya sehat dan semoga saya bisa menjaga amanah ini sebaik-baiknya dan bisa membahagiakan orang lain,” kata Irfan Hakim.
Melihat Irfan yang tampak sungkan karena tahu betapa sayangnya Bos Koi pada Matilda, Bos Koi kembali menegaskan keputusannya dengan mantap.
"Jadi sapi ini tidak saya titipkan, tapi saya berikan kepada Irfan Hakim,” ujar Bos Koi.
"Pak… pak… titipkan aja ya pak, seminggu aja. Pak jangan pak (diberi)…" jawab Irfan Hakim dengan panik sekaligus haru.
Namun, keputusan Bos Koi sudah bulat. Bagi Bos Koi, merelakan Matilda adalah bentuk keikhlasan tertinggi, sebuah perjalanan spiritual yang ia maknai dengan sangat dalam.
"Kalaupun Matilda ini mengikuti teladan Nabi Ibrahim, saya ikhlas. Mungkin ini kodratnya di kehidupan ini. Supaya tergenapi semuanya,” pungkas Bos Koi.
Babak Baru untuk Matilda
Bandung hari itu melepas salah satu ikon uniknya dengan senyuman dan air mata keikhlasan. Kenangan akan mendiang sang anak kini dititipkan lewat tubuh Matilda yang akan memulai babak baru di Jakarta.
Matilda tidak lagi merasakan dinginnya cuaca Bandung, namun tugas mulianya kini bergeser membawa keceriaan baru bagi anak-anak dan menjadi bagian dari keluarga besar satwa di kediaman Irfan Hakim.
Editor : Rizal Fadillah