get app
inews
Aa Text
Read Next : Drama Timnas Indonesia! Dean James Dicoret Jelang FIFA Series 2026

Sentimen Klub Dibawa ke Timnas, PSSI Siap Blacklist dan Sebar Identitas Oknum Suporter

Kamis, 11 Juni 2026 | 15:29 WIB
header img
Suporter Timnas Indonesia. (Foto: pssi)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) siap mengambil tindakan ekstrem demi melindungi para penggawa skuad Garuda dari tindakan pelecehan verbal. Otoritas tertinggi sepak bola nasional tersebut mengancam bakal memampang foto serta membeberkan identitas oknum fans yang kedapatan mencemooh gelandang Timnas, Beckham Putra Nugraha. Langkah tegas ini akan dieksekusi begitu proses pelacakan terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) stadion selesai dilakukan.

Sikap keras federasi ini dipicu oleh ketegangan yang menimpa Beckham pasca-kemenangan tipis Timnas Indonesia 1-0 atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, pada Selasa (9/6/2026). Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, langsung angkat bicara menanggapi situasi panas tersebut pada Rabu (10/6/2026).

Kronologi di lapangan menunjukkan bahwa ketegangan bermula ketika armada Merah Putih berjalan mendekati area tribun untuk memberikan apresiasi kepada penonton. Namun, alih-alih mendapat sambutan hangat, pemain asal Persib Bandung tersebut justru terlibat adu mulut dengan oknum di bangku penonton.

Momen emosional itu pun mendadak viral di jagat maya setelah sejumlah netizen mengunggah videonya. Dalam potongan gambar yang beredar luas, Beckham tampak merespons provokasi dari arah tribun dengan raut wajah gusar, sebelum akhirnya situasi berhasil diredam oleh rekan setimnya, Kevin Diks.

Sentimen Klub Haram Dibawa ke Tim Nasional

PSSI mengecam keras atmosfer negatif yang diciptakan oleh segelintir penonton tersebut. Menurut Yunus Nusi, talenta muda berbakat seperti Beckham sepatutnya diproteksi dan disuntik motivasi, bukan malah dijadikan sasaran tembak kekesalan personal.

"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," kata Yunus Nusi, Rabu (10/6/2026).

Yunus menggarisbawahi bahwa Beckham merupakan pilar masa depan yang membutuhkan iklim suportif demi mengasah potensinya secara maksimal. Ia juga memperingatkan dengan keras agar batas rivalitas domestik di kancah liga tidak diseret ke dalam ruang lingkup tim nasional, karena ego kelompok hanya akan merusak psikologis pemain yang sedang berjuang demi negara.

"Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya," tegasnya.

Pelacakan Lewat CCTV Stadion

Sebagai bentuk proteksi nyata, PSSI kini tengah menjalin komunikasi intensif dengan panitia pelaksana (panpel) pertandingan guna membedah seluruh rekaman visual di area kejadian. Jika terbukti bersalah, pelaku tidak hanya menghadapi ancaman sanksi tegas, melainkan juga sanksi moral yang berat di area publik.

"Kami akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," ujar Yunus.

Langkah mempublikasikan wajah pelaku dianggap setimpal untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga marwah sepak bola Indonesia dari budaya suporter yang berlebihan.

"Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding. Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," pungkasnya.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut