get app
inews
Aa Text
Read Next : Progres Capai 22 Persen, DPRD Jabar Optimistis Trase Baru Batutulis Selesai Oktober 2026

Sekolah Negeri Vs Swasta Jadi Sorotan, DPRD Jabar Dorong Anggaran Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:02 WIB
header img
Anggota DPRD Jabar, Maulana Yusuf Erwinsyah. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Keadilan dalam pengalokasian anggaran pendidikan di Jawa Barat kembali menjadi perhatian. Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Penyelenggaraan Pendidikan Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah, menilai kebijakan anggaran pendidikan saat ini masih lebih berpihak kepada sekolah dibandingkan kepada peserta didik.

Pandangan tersebut disampaikan dalam sebuah materi bertajuk "Keadilan Anggaran Pendidikan Jawa Barat", yang memotret berbagai persoalan mendasar dunia pendidikan di provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

Menurut Maulana, persoalan pendidikan tidak hanya berbicara mengenai akses masuk sekolah negeri, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Ia menyoroti masih tingginya jumlah lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan maupun belum memperoleh pekerjaan.

Selain itu, sejumlah persoalan lain seperti putus sekolah, ketimpangan anggaran, kualitas guru, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan serius yang harus segera dibenahi.

Sistem Saat Ini Dinilai Baru Menjawab Sebagian Persoalan

Dalam paparannya, Maulana menjelaskan bahwa pemerintah selama ini telah berupaya menghadirkan keadilan melalui berbagai jalur penerimaan peserta didik, mulai dari jalur domisili, afirmasi, prestasi hingga mutasi orang tua.

Namun menurutnya, kebijakan tersebut pada dasarnya hanya menyelesaikan persoalan bagi siswa yang diterima di sekolah negeri.

"Padahal jawaban tersebut baru untuk mereka yang akan dan telah masuk sekolah negeri, belum seluruhnya peserta didik," demikian isi materi yang disampaikan pada Minggu (26/7/2026).

Ia menilai fakta di lapangan menunjukkan masih terjadi persaingan yang sangat ketat dalam memperebutkan bangku sekolah negeri, sementara peserta didik yang akhirnya masuk sekolah swasta belum memperoleh perlakuan yang setara dari sisi pembiayaan.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut