Nasib Pekerja Usia Senja di Bandung: Berjuang di Sektor Informal hingga Perlunya Jaring Pengaman
Pada momentum yang sama, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, memaparkan bahwa populasi lansia di Kota Bandung tumbuh konisten sekitar 5 persen saban tahun. Merujuk data kependudukan terkini, dari total 2,6 juta jiwa warga Bandung, kini satu dari delapan orang di antaranya telah memasuki usia senja. Lonjakan yang masif ini menempatkan program kesejahteraan lansia sebagai skala prioritas pembangunan yang menuntut sinergi lintas sektor.
Yorisa membeberkan, saat ini tercatat ada sekitar 91 ribu lansia di Kota Bandung yang masuk dalam kategori kesejahteraan rendah. Dari kelompok tersebut, baru 25 ribu jiwa yang tersentuh program bantuan sosial, sementara 66 ribu lainnya masih memerlukan intervensi jaminan sosial. Menjawab tantangan tersebut, Pemkot Bandung terus memperkuat ekosistem layanan, mulai dari penyaluran alat kesehatan, advokasi lansia telantar, reunifikasi keluarga, pengadaan rumah singgah, hingga optimalisasi kolaborasi pentahelix.
Sebagai langkah konkret penguatan jaring pengaman ekonomi pada HLUN kali ini, dilakukan penyerahan simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42 juta. Dana proteksi tersebut diserahkan kepada ahli waris almarhum Franciscus Jerimia Wilten, seorang pekerja rentan binaan Dinas Sosial Kota Bandung. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Dinsos, Yorisa Sativa, dengan didampingi Pps. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Suarni.
Tak hanya santunan kematian, komitmen jaminan sosial ketenagakerjaan juga diwujudkan lewat penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada Partini, perwakilan pekerja rentan di Kota Bandung. Prosesi penyerahan ini dilakukan oleh perwakilan dari Kodam III/Siliwangi selaku penyedia tempat acara. Keterlibatan unsur TNI ini mempertegas adanya dukungan lintas sektoral dalam menjaga ketahanan sosial-ekonomi warga.
Suarni menambahkan, kolaborasi kolektif ini diperkuat oleh peran aktif BPJS Ketenagakerjaan yang bertindak sebagai salah satu mitra utama dalam menyukseskan HLUN ke-30 tersebut.
“Tidak hanya memberikan dukungan dalam bentuk kemitraan acara, BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci juga membuka booth layanan khusus di area Mako II Kodam III/Siliwangi. Fasilitas ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses informasi, layanan konsultasi, serta pendaftaran langsung program perlindungan ketenagakerjaan bagi ekosistem masyarakat di Kota Bandung”, ujar Suarni.
Editor : Agung Bakti Sarasa