Cara Tepat Membaca Label Komposisi Produk Nutrisi Anak Menurut Dokter Spesialis
Prof. Rini juga memberikan peringatan keras mengenai bahaya paparan gula tambahan di usia dini. Selain memicu obesitas atau kelebihan berat badan, asupan manis yang berlebihan bisa merusak preferensi rasa anak di masa depan.
Anak yang terbiasa mengonsumsi makanan manis cenderung akan menolak makanan dengan rasa yang lebih alami dan seimbang, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Akibatnya, variasi nutrisi harian mereka menjadi sangat terbatas.
Membeli produk nutrisi anak sejatinya bisa dimulai dari kebiasaan kecil: teliti melihat bahan utama, cek tabel gizi, batasi gula, dan sesuaikan dengan usia anak. Namun, perlu diingat bahwa produk kemasan bukanlah jalan pintas medis yang bisa menggantikan makanan riil.
“Nutrisi terbaik bagi anak tetap perlu dibangun melalui variasi makanan, pola makan seimbang, dan lingkungan makan yang tepat,” tambah Prof. Rini.
Sebagai penutup, bagaimanapun juga Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber makanan terbaik dan tak tergantikan bagi bayi di awal kehidupannya. Jika orang tua ingin memberikan produk nutrisi tambahan, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan agar pemberiannya tepat target, aman, dan selaras dengan fase tumbuh kembang si kecil.
Editor : Agung Bakti Sarasa