Kisah Sapi Viral Matilda di Bandung yang Kini Menginspirasi Lahirnya Produk Kuliner Baru
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kisah menyentuh hati tentang Matilda, sapi penarik gerobak yang sempat menghebohkan warga Kota Kembang, kini bersiap memasuki babak baru. Tidak lagi sekadar menjadi perbincangan di jagat maya, narasi emosional hewan ini sukses memantik ide segar di benak pengusaha Hartono Soekwanto untuk merambah bisnis kuliner lewat peluncuran sebuah brand es krim yang dinamai serupa, Matilda.
Kabar mengenai rencana bisnis yang sarat akan story branding kuat ini mulai berembus kencang pada Rabu (1/7/2026). Langkah kreatif ini diprediksi bakal menarik perhatian besar karena mengonversi sebuah fenomena sosial menjadi produk konsumsi yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat.
Sebelumnya, nama Matilda mendadak viral setelah video dirinya saat berjuang menarik beban berat di jalanan memicu gelombang simpati publik terkait isu kesejahteraan hewan (animal welfare).
Hartono Soekwanto, yang terenyuh melihat kondisi tersebut, langsung jatuh hati dan memutuskan untuk menyelamatkan Matilda dari daftar hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 2026 kemarin. Tak tanggung-tanggung, demi menjamin kehidupan yang lebih layak, sang pengusaha memercayakan hak asuh dan perawatan penuh sapi tersebut kepada selebritas sekaligus pencinta satwa, Irfan Hakim.
Hartono sendiri memang dikenal dalam dunia usaha sebagai figur yang jeli mengemas isu-isu sosial dan kearifan lokal menjadi sebuah gerakan ekonomi kreatif yang bernilai tinggi.
Demi mematangkan konsep produk teranyarnya, Hartono dilaporkan kembali menggandeng duet maut Irfan Hakim dan content creator Oghel Zulvianto. Komunitas bisnis melihat langkah ini sebagai kelanjutan dari rekam jejak ketiganya yang sering berkolaborasi dalam mengedukasi masyarakat mengenai potensi daerah.
Kembalinya formasi kerja sama ini memicu spekulasi bahwa strategi pemasaran es krim Matilda nantinya akan berpusat pada aksi kampanye yang digawangi oleh Irfan dan Oghel. Konsep promosinya diprediksi tetap mengusung pesan moral tentang pentingnya menyayangi hewan, seirama dengan kisah asal-usul penamaan merek es krim itu sendiri.
Hingga saat ini, pihak manajemen masih menyimpan rapat tanggal peluncuran resmi maupun detail varian rasa yang akan ditawarkan. Meski demikian, para penikmat kuliner di Bandung sudah mulai penasaran dengan kejutan konsep unik yang bakal disajikan Hartono lewat bisnis pencuci mulut terbarunya ini.
Editor : Agung Bakti Sarasa