get app
inews
Aa Text
Read Next : PKC PMII Jabar Soroti Paradoks Pembangunan, Desak Pemerintah Berpihak pada Rakyat

Jawa Barat dan Selangor Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sektor Kesehatan

Kamis, 09 Juli 2026 | 15:15 WIB
header img
Selangor International Business Summit (SIBS) @ ASEAN 2026. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Perhelatan Selangor International Business Summit (SIBS) @ ASEAN 2026 yang digelar di Hotel Pullman Bandung pada 9–10 Juli 2026, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Negeri Selangor, Malaysia, untuk memperluas jalinan kerja sama dengan Jawa Barat. Tak hanya mempertemukan pelaku bisnis, forum ini dimanfaatkan Selangor untuk mempromosikan wisata medis (medical tourism) kepada masyarakat Indonesia.

Badan Promosi Wisata Selangor (Tourism Selangor) hadir dengan memboyong 14 exhibitor dari rumah sakit bertaraf internasional dan pelaku industri pariwisata. Inisiatif ini merupakan langkah nyata mendukung kampanye Visit Selangor Year 2026 (VSY2026).

Deretan institusi kesehatan yang berpartisipasi di antaranya Ampang Puteri Specialist Hospital, Beacon Hospital, Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur, Kajang Plaza Medical Centre, KPJ Rawang Specialist Hospital, MSU Medical Centre, Selgate Specialist Hospital Rawang, Subang Jaya Medical Centre (SJMC), hingga Sunway Medical Centre. Selain itu, sektor pariwisata diwakili oleh Association of Malaysian Spas (AMSPA), Le Méridien Petaling Jaya, Monkeys Canopy Resort, dan Wanita Berdaya Selangor (WBS).

Beragam layanan ditawarkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan (medical check-up), layanan ortopedi, jantung, kanker, fertilitas (IVF), hingga paket liburan sehat. Tidak hanya pameran, Tourism Selangor juga menggelar Medical Tourism Forum, sesi bisnis B2B dan B2C, serta penandatanganan kerja sama strategis dengan mitra industri di Bandung.

Executive Councillor Pemerintah Negeri Selangor untuk Kerajaan Tempatan dan Pelancongan, Y.B. Dato' Ng Suee Lim, menjelaskan bahwa Bandung dipilih karena memiliki pasar yang besar dan kedekatan geografis.

"Kami datang ke Kota Bandung untuk promosi bersama Tourism Selangor dengan membawa tagline 'Liburan Sehat ke Selangor Aja'. Sebelumnya kami sudah ke Surabaya, Jakarta, dan Makassar. Bandung menjadi kota berikutnya karena jaraknya sangat dekat dengan Kuala Lumpur dan Selangor, hanya sekitar dua jam perjalanan udara," ujarnya.

Dato' Ng Suee Lim menekankan bahwa Selangor kini adalah pusat layanan kesehatan berkelas dunia yang menggabungkan pengobatan dengan rekreasi. "Di Selangor kami mempunyai 42 rumah sakit bertaraf internasional. Banyak masyarakat Indonesia datang untuk second opinion, medical check-up, pengobatan kanker, ortopedi, kosmetik hingga IVF. Semua didukung kualitas pelayanan yang baik dengan biaya yang terjangkau," katanya.

Ia juga menyoroti kedekatan budaya sebagai keunggulan Selangor. "Kita ini serumpun Nusantara. Bahasa hampir sama, makanan juga hampir sama. Setelah selesai berobat, mereka bisa jalan-jalan menikmati destinasi wisata, kuliner, bahkan makan durian Musang King atau Black Thorn yang menjadi daya tarik Selangor," ujarnya sambil tersenyum. Menurutnya, Indonesia adalah pasar yang sangat vital, di mana pada 2025 menjadi negara penyumbang wisatawan terbesar ketiga bagi Selangor. "Bukan hanya wisatawan biasa, tetapi juga wisatawan medis memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Selangor," tambahnya.

Chief Executive Officer Tourism Selangor, Puan Chua Yee Ling, menjelaskan konsep Healthy Holiday in Selangor yang menjadi andalan mereka. "Wisata medis sekarang menjadi salah satu sektor utama di Selangor. Konsep kami adalah perobatan ditambah percutian. Jadi orang datang ke Selangor bukan hanya untuk bertemu dokter, tetapi juga bisa jalan-jalan, menikmati kuliner, berbelanja, hingga menikmati berbagai destinasi wisata," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya ingin mendorong kesadaran masyarakat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. "Medical check-up itu penting. Karena itu rumah sakit kami menawarkan berbagai paket pemeriksaan kesehatan dengan harga yang sangat terjangkau," katanya. Selama pameran berlangsung, tersedia promo khusus buy one get one free untuk paket medical check-up. "Kalau beli satu paket medical check-up, satu paket lagi gratis. Jadi dua orang bisa melakukan pemeriksaan kesehatan bersama. Promo ini khusus selama kegiatan di Bandung dan masih berlaku sampai besok," jelas Puan Chua. Ia optimistis hubungan antara Bandung dan Selangor akan kian erat melalui status sister city. "Bandung dan Selangor berpisah tiada. Apalagi jika nanti penerbangan kembali beroperasi penuh, perjalanan akan semakin cepat dan mudah," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyambut positif kehadiran delegasi Selangor. Menurutnya, forum ini menjadi pintu masuk kerja sama yang berkelanjutan. "Saya yakin kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kerja sama yang baik antara Pemerintah Selangor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Erwan saat membuka acara, Kamis (9/7/2026).

Erwan memaparkan bahwa investasi Malaysia di Jawa Barat telah mencapai Rp47 triliun dalam lima tahun terakhir, menjadikan Malaysia salah satu investor terbesar. Sektor perdagangan pun mencatatkan surplus signifikan bagi Jawa Barat, dengan 1,1 miliar dolar AS. "Hal ini mempertegas hubungan erat dalam sektor perdagangan antara Malaysia dan Jawa Barat, khususnya Selangor," tutupnya.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut