get app
inews
Aa Text
Read Next : Komisi V DPRD Jabar Tegaskan Penambahan Rombel Tak Massal, Hanya untuk SMA Penyangga

DPRD Jabar Minta Persoalan SPMB 2026 Diinvestigasi, Meski Tahapan Telah Selesai

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:54 WIB
header img
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah. (Foto:Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id  - Meski tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah selesai, Komisi V DPRD Jawa Barat menegaskan evaluasi dan penelusuran terhadap berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaannya tetap perlu dilakukan. 

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah mengatakan hasil evaluasi tersebut harus menjadi catatan penting sebagai bahan perbaikan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi pada pelaksanaan SPMB berikutnya.

"Memang sudah selesai, tetapi bukan berarti persoalan-persoalan yang muncul tidak perlu diinvestigasi. Apa yang sudah terjadi harus menjadi catatan penting agar tidak terulang lagi," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Menurut Siti sejak awal pihaknya telah mengawal pelaksanaan SPMB dengan menerima berbagai masukan masyarakat, meninjau langsung ke lapangan, hingga membahas sejumlah polemik yang muncul selama proses penerimaan murid baru.

"Kami sejak awal sudah mengawal masukan-masukan dari masyarakat, melihat langsung di lapangan, kemudian mendiskusikan berbagai polemik yang muncul. Saya berharap ada laporan khusus tentang SPMB ini. Jangan dibilang baik-baik saja, karena sesungguhnya SPMB tahun 2026 ini justru menyisakan banyak persoalan," katanya.

Menurut dia, persoalan yang muncul tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyangkut aspek regulasi. Dampaknya dirasakan langsung oleh peserta didik, keluarga, hingga masyarakat yang memberikan perhatian terhadap proses penerimaan murid baru.

"Yang merasa dirugikan itu adalah anak didik kita sendiri, keluarga, termasuk masyarakat yang selama ini memberikan perhatian terhadap penerimaan siswa baru," ujarnya.

Sementara itu, Terkait kemungkinan adanya temuan DPRD atas pelaksanaan SPMB 2026, Siti menyebut Komisi V belum membahas hal tersebut.

"Apakah perlu dijadikan sebuah temuan dan sebagainya, kami di Komisi V belum sampai membahas ke sana," ucapnya. (*)

 

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut