PMJB Jadi Wadah Aspirasi, Mitra MBG Jabar Soroti Kepastian Aturan Program MBG
Dampak Ekonomi Dinilai Sangat Luas
Ade menegaskan, terhentinya operasional sejumlah dapur MBG bukan hanya berdampak kepada pengelola, tetapi juga memengaruhi rantai ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan satu dapur MBG dapat menyerap puluhan tenaga kerja serta melibatkan peternak ayam, pengrajin tahu-tempe, pedagang bahan pangan, hingga pemasok lainnya.
"Kalau dapur berhenti, bukan hanya mitra yang terdampak. Peternak, pemasok, pedagang hingga relawan kehilangan penghasilan. Dampak sosial ekonominya sangat besar," katanya.
Karena itu, PMJB berencana mengajukan surat resmi kepada BGN untuk meminta audiensi agar berbagai persoalan dapat dibahas secara langsung.
Mitra Keluhkan Ketidakjelasan Kebijakan
Dewan Penasehat PMJB, Tina Soraya Agustina, mengatakan mayoritas persoalan yang dirasakan para mitra sebenarnya hampir sama, yakni minimnya kepastian informasi dan perubahan kebijakan yang dinilai kurang tersosialisasi.
Menurutnya, mitra membutuhkan komunikasi yang lebih terbuka sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik.
"Kami ingin informasi yang jelas, akurat, dan tidak berubah-ubah. Kami di lapangan berharap kesulitan yang kami hadapi juga menjadi perhatian," ujar Tina.
Ia juga menyoroti persoalan pemerataan penerima manfaat serta kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana yang memerlukan biaya besar.
Editor : Rizal Fadillah