get app
inews
Aa Text
Read Next : Ditjen Bina Adwil Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan Indonesia-Malaysia

Mengurai Fenomena Berobat ke Luar Negeri: Strategi Melaka Menangkap Pasar Medis Asia Tenggara

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:44 WIB
header img
Mahkota Medical Centre, rumah sakit yang telah dipercaya pasien Indonesia selama lebih dari 25 tahun. (Foto: Ist)

Seiring dengan bertambahnya luas area dan fasilitas operasional, pihak manajemen memastikan adanya penambahan porsi tenaga keperawatan serta paramedis hingga kisaran 10 persen. Kebijakan ini diambil demi mengimbangi dinamika pertumbuhan industri pelancongan medis di kawasan Melaka yang terus menunjukkan tren positif.

Sebagai catatan, institusi kesehatan ini memang dikenal sebagai pionir inovasi di Malaysia. Rekam jejaknya dibuktikan dengan peluncuran bangsal pintar generasi mutakhir serta pemanfaatan robot bedah canggih Hinotori™ untuk beragam tindakan operasi. Tak heran jika lembaga tersebut memegang predikat bergengsi sebagai rumah sakit pertama di Malaysia yang mengantongi akreditasi Joint Commission International (JCI) Triple Gold Seal serta sertifikasi MSQH Edisi ke-7 di wilayah selatan negeri.

Langkah ekspansif ini juga merespons pergeseran demografi global, terutama fenomena penuaan populasi. Berdasarkan proyeksi resmi Department of Statistics Malaysia (DOSM), kelompok warga berusia di atas 60 tahun diestimasi menyentuh angka 15,3 persen pada 2050, sementara kelompok senior di atas 65 tahun diprediksi meroket hingga 18,3 persen menjelang 2060.

Menanggapi hal tersebut, Chief Executive Officer HMI Medical Group, Chin Wei Jia, memaparkan bahwa mega proyek ini merupakan pilar esensial dari visi jangka panjang perusahaan dalam memperluas jangkauan akses medis serta memperkokoh kapabilitas klinis tingkat regional di Asia Tenggara.

"Permintaan terhadap layanan kesehatan spesialis terus meningkat seiring bertambahnya populasi lansia dan penyakit kronis. Investasi ini mencerminkan komitmen HMI Medical dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat lokal maupun pasien internasional," katanya.

Di sisi lain, otoritas pemerintahan setempat memberikan apresiasi tinggi atas komitmen penanaman modal tersebut. Ketua Menteri Melaka, Datuk Seri Utama Ab Rauf Yusoh, meyakini bahwa kehadiran infrastruktur baru ini akan semakin mengukuhkan reputasi Melaka sebagai pusat rujukan wisata kesehatan terdepan di tingkat internasional.

Melalui integrasi teknologi mutakhir, perluasan kapasitas ruang rawat, serta standar pelayanan prima yang konsisten, Mahkota Medical Centre optimistis mampu terus menjadi magnet utama bagi pelancong medis domestik maupun mancanegara—khususnya pasien asal Indonesia—sekaligus menjaga daya saing Melaka di kancah Asia Tenggara.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut