Jadwal Musda KNPI Jabar Berubah ke 10-11 Agustus, Bayu Umbara Jadi Kandidat Tunggal
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XVI DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat resmi menetapkan Bayu Umbara sebagai satu-satunya bakal calon Ketua DPD KNPI Jawa Barat periode 2026–2029 yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi.
Pengumuman tersebut disampaikan Ketua Steering Committee Musda XVI KNPI Jawa Barat, H. Budi Miftahuddin, dalam konferensi pers di Kantor DPD KNPI Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).
Budi menjelaskan, proses penjaringan calon telah dilaksanakan secara terbuka sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta Peraturan Organisasi KNPI.
"Dalam proses rekrutmen terdapat lima orang yang mengambil berkas pendaftaran. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan hanya dua orang yang mengembalikan berkas persyaratan. Setelah dilakukan verifikasi faktual, hanya satu kandidat yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi," ujar Budi.
Dengan hasil tersebut, SC menetapkan Bayu Umbara sebagai bakal calon Ketua DPD KNPI Jawa Barat periode 2026–2029.
"Saudara Bayu Umbara telah resmi ditetapkan sebagai bakal calon Ketua DPD KNPI Provinsi Jawa Barat untuk periode kepengurusan 2026–2029," katanya.
Ia menegaskan, tahapan pencalonan selanjutnya akan dilanjutkan dalam forum Musda hingga penetapan resmi oleh peserta sidang sesuai mekanisme organisasi.
Budi juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan pengurus KNPI di Jawa Barat untuk menjaga kondusivitas selama proses Musda berlangsung.
"Kami mengajak seluruh OKP, DPD, dan seluruh elemen pemuda untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif, menjunjung tinggi persatuan, sportivitas, serta mengedepankan semangat persaudaraan demi terwujudnya KNPI yang semakin solid, mandiri, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kepemudaan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Musda XVI KNPI Jawa Barat, Fajar Kurni, mengumumkan adanya perubahan jadwal pelaksanaan Musda.
Menurutnya, berdasarkan hasil konsultasi dan arahan pimpinan DPD KNPI Jawa Barat, pelaksanaan Musda dimajukan satu hari dari jadwal semula.
"Yang tadinya direncanakan pada tanggal 11 sampai 12 Agustus, kini menjadi tanggal 10 sampai 11 Agustus 2026," kata Fajar.
Ia mengatakan Musda tetap akan digelar. Panitia juga akan segera mengirimkan undangan kepada DPD KNPI kabupaten/kota, organisasi kepemudaan (OKP), unsur Forkopimda, stakeholder kepemudaan, hingga tokoh-tokoh Jawa Barat.
"Insyaallah kita juga akan mengundang Pak Gubernur agar bisa hadir pada pelaksanaan Musda sehingga pemuda Jawa Barat dapat bersama-sama membangun Jawa Barat yang istimewa," ujarnya.
Dalam sesi tanya jawab, panitia juga menjelaskan mekanisme apabila hanya terdapat satu bakal calon yang lolos verifikasi.
Fajar menegaskan seluruh tahapan Musda tetap akan berjalan sesuai aturan organisasi, termasuk pelaksanaan sidang pleno. Nantinya, Steering Committee akan menyampaikan hasil verifikasi kepada forum, sedangkan keputusan penetapan akan menjadi kewenangan peserta Musda melalui sidang pleno.
"Panitia hanya mengantarkan proses sampai sidang pleno. Selanjutnya forum Musda yang akan memutuskan mekanisme penetapan calon sesuai aturan organisasi," jelasnya.
Menanggapi pertanyaan kemungkinan adanya pendaftaran calon baru saat Musda berlangsung, Budi memastikan hal tersebut tidak dimungkinkan karena seluruh tahapan pencalonan telah resmi ditutup.
"Tahapan sudah selesai dan sudah menghasilkan satu bakal calon yang memenuhi syarat administrasi. Di forum Musda nanti tinggal dilakukan penetapan. Tidak ada perubahan lagi," tegasnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa