get app
inews
Aa Text
Read Next : Ninja Xpress Berikan Tips Keselamatan Berkendara Motor saat Momen Liburan

Bukan Sekadar Paham Rambu, Pelajar Jabar Diajak Bangun Kebiasaan Aman di Jalan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:45 WIB
header img
Ratusan pelajar SMA dan SMK di Jawa Barat mendapat edukasi keselamatan berkendara. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Bagi sebagian pelajar, memasuki kelas XII bukan hanya tentang mempersiapkan diri menghadapi kelulusan. Di usia tersebut, aktivitas dan mobilitas mereka juga semakin tinggi, termasuk ketika mulai aktif berkendara atau bepergian secara mandiri.

Karena itu, memahami keselamatan berkendara menjadi bekal penting sebelum benar-benar sering beraktivitas di jalan raya.

Pesan tersebut menjadi bagian dari kampanye Drive Your Future yang menyapa ratusan pelajar SMA dan SMK di Jawa Barat. Program ini mengajak generasi muda melihat keselamatan di jalan bukan sekadar soal mematuhi rambu lalu lintas, tetapi juga tentang kebiasaan, kedisiplinan, dan sikap saling menghargai sesama pengguna jalan.

Fase pertama kegiatan berlangsung di enam sekolah yang tersebar di tiga kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Kegiatan dimulai di SMKN 1 Purwakarta dan SMAN BCC Purwakarta pada 4 Agustus 2026. Dua hari kemudian, edukasi berlanjut ke SMKN 4 Bandung dan SMKN 7 Bandung pada 6 Agustus 2026.

Rangkaian fase pertama kemudian ditutup di SMAN 2 Garut dan SMKN 2 Garut pada 7 Agustus 2026.

Bukan Sekadar Belajar Rambu Lalu Lintas

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami berbagai situasi yang mungkin mereka temui ketika berada di jalan.

Materi tidak hanya berkaitan dengan aturan lalu lintas, tetapi juga pentingnya membangun perilaku berkendara yang bertanggung jawab serta kebiasaan sederhana yang dapat membantu menciptakan perjalanan lebih aman.

Siswa kelas XII yang telah memenuhi usia legal untuk berkendara menjadi salah satu sasaran utama edukasi.

Masa transisi menuju kehidupan setelah sekolah membuat pelajar mulai memiliki ruang mobilitas yang lebih luas. Mereka tidak hanya bepergian untuk sekolah, tetapi juga untuk kegiatan organisasi, berkumpul bersama teman, hingga berbagai aktivitas lainnya.

Di sinilah pemahaman mengenai keselamatan berkendara menjadi semakin relevan.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan budaya berkendara yang aman perlu dibangun sejak usia muda.

Menurutnya, edukasi menjadi salah satu langkah awal untuk membentuk generasi yang lebih sadar terhadap keselamatan, baik bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami percaya bahwa edukasi merupakan langkah awal dalam menciptakan budaya berkendara yang lebih aman,” ujar Rio.

Melalui Drive Your Future, para pelajar juga diajak memahami bahwa menciptakan perjalanan yang aman merupakan tanggung jawab bersama.

Keselamatan tidak hanya ditentukan oleh kendaraan yang digunakan, tetapi juga oleh keputusan dan perilaku setiap orang ketika berada di jalan.

“Kami juga berharap inisiatif ini dapat memberikan pemahaman bahwa mobilitas yang aman tidak hanya bergantung pada kendaraan, tetapi juga pada perilaku setiap pengguna jalan,” katanya.

Siswa Aktif Bertanya dan Berdiskusi

Edukasi keselamatan berkendara rupanya mendapat respons positif dari para siswa.

Communication Manager inDrive Indonesia, Wahyu Ramadhan, mengatakan para pelajar terlihat aktif mengikuti sesi safety briefing maupun pengenalan layanan.

Tidak hanya mendengarkan, mereka juga terlibat dalam sesi tanya jawab dan diskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.

“Kami melihat antusiasme yang cukup tinggi dari para siswa selama sesi safety briefing maupun saat pengenalan inDrive. Mereka aktif menyimak, bertanya, dan berdiskusi mengenai keselamatan berkendara,” ujar Wahyu.

Antusiasme tersebut menjadi gambaran bahwa isu keselamatan berkendara masih dekat dengan keseharian generasi muda.

Mobilitas pelajar yang semakin beragam membuat pengetahuan mengenai cara berkendara yang aman menjadi sesuatu yang tidak kalah penting dari berbagai keterampilan lainnya.

Selain edukasi keselamatan, kegiatan tersebut juga memperkenalkan pilihan mobilitas yang dapat mendukung aktivitas sehari-hari dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, dan keterjangkauan.

Pesan Keselamatan Berlanjut ke Kampus

Setelah menyapa pelajar di enam sekolah di Jawa Barat, perjalanan Drive Your Future akan berlanjut ke lingkungan perguruan tinggi.

Fase kedua program tersebut akan menyasar mahasiswa baru di sejumlah kampus di Jawa Barat.

Ada hal menarik dalam fase berikutnya. Mahasiswa tidak hanya akan mendapatkan edukasi keselamatan berkendara, tetapi juga berkesempatan terlibat sebagai Kampus Ambassador.

Para ambassador diharapkan dapat menjadi penggerak edukasi keselamatan berkendara di lingkungan kampus. Mereka nantinya dapat mengajak rekan-rekan mahasiswa untuk lebih peduli terhadap budaya mobilitas yang aman dan bertanggung jawab.

Dengan cara tersebut, pesan keselamatan berkendara diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan edukasi selesai.

Pengetahuan yang diperoleh pelajar dapat diterapkan dalam keseharian, sementara mahasiswa yang terlibat sebagai ambassador dapat meneruskannya kepada lingkungan kampus.

Pada akhirnya, membangun budaya keselamatan berkendara memang tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Memahami aturan lalu lintas, disiplin ketika berada di jalan, tidak mengabaikan keselamatan, dan menghargai pengguna jalan lain merupakan kebiasaan sederhana yang bisa dimulai sejak muda.

Sebab, perjalanan yang aman bukan hanya tentang seberapa cepat seseorang tiba di tujuan, tetapi juga tentang bagaimana setiap orang dapat menjaga dirinya dan orang lain selama berada di perjalanan.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut