get app
inews
Aa Text
Read Next : Digitalisasi SPMB 2026 Menjadi Kunci Transparansi Penerimaan Murid Baru

Latih Penanganan Bencana di Sekolah, Guru Dibekali Keterampilan RJP hingga APAR

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:35 WIB
header img
Cara Komunitas dan Sekolah Tangani Situasi Darurat Saat Bencana. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kesiapan warga dalam menghadapi kondisi gawat darurat menjadi kunci utama meminimalkan efek dari musibah. Mengusung misi memperkuat ketahanan di tingkat tapak, SANY resmi menuntaskan inisiatif “Mitra Tanggap Darurat Komunitas Indonesia 2026” (CERP-Indonesia). Agenda yang bergulir sejak 26 Juli 2026 ini resmi ditutup pada 8 Agustus 2026.

Gerakan sosial ini diinisiasi oleh kolaborasi lintas lembaga, melingkupi SANY Foundation, China Merchants Charitable Foundation, Shenzhen Public Welfare Rescue Volunteers Federation, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), serta SANY Indonesia. Pelaksanaannya juga menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Nahdlatul Ulama, dan mitra lokal lainnya.

Saanjay Shamdasani selaku Deputy General Manager/Director Government Relations SANY Indonesia menjelaskan, “CERP-Indonesia merupakan bagian dari implementasi internasional “Aliansi Tanggap Bencana Global” SANY, yang membawa pengalaman dan metode tanggap darurat yang telah teruji di lapangan ke komunitas-komunitas di Indonesia. Program ini dirancang untuk membangun kemampuan masyarakat dalam melakukan pertolongan awal secara mandiri sekaligus saling membantu ketika menghadapi situasi darurat. Program ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi sosial di negara-negara yang berada di sepanjang jalur Belt and Road Initiative.”

Sasar Lingkungan Pendidikan di Karawang

Salah satu titik krusial pelatihan diselenggarakan di SDN Kondangjaya III, Karawang. Pembekalan menyasar para pendidik dan tenaga kependidikan guna mengasah kewaspadaan di area sekolah. Peserta dibekali simulasi konkret, mulai dari pemadaman api menggunakan APAR, pemindahan korban, pertolongan RJP, hingga pembuatan tandu darurat.

Antusiasme juga terlihat dari para murid yang menyaksikan jalannya peragaan, menjadi sarana literasi kebencanaan sejak awal.

Nurhasanah, Kepala Sekolah SDN Kondangjaya III menyatakan, “Kami tentunya sangat mendukung pelatihan seperti ini karena memberikan pengetahuan yang penting bagi guru dan staf karyawan kami. Apalagi, kami merupakan pihak yang berada paling dekat dengan siswa ketika terjadi situasi darurat di sekolah. Dengan adanya praktik langsung, kami menjadi lebih memahami langkah yang perlu dilakukan dan diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.”

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut