get app
inews
Aa Text
Read Next : PKC PMII Jabar Soroti Paradoks Pembangunan, Desak Pemerintah Berpihak pada Rakyat

Provinsi Jawa Barat Berusia 81 Tahun, Iwan Bule: Jabar Harus Jadi Motor Penggerak Indonesia Maju

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:44 WIB
header img
Mochamad Iriawan atau Iwan Bule. (Foto: net/istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Mochamad Iriawan menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-81 Jawa Barat pada Rabu (19/8/2026). Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum itu sebagai titik tolak untuk memperkuat peran Jawa Barat dalam pembangunan nasional.

Menurut Iwan Bule, Jawa Barat memiliki modal sangat besar untuk menjadi motor penggerak Indonesia Maju. Besarnya potensi sumber daya manusia (SDM), industri, ekonomi kreatif, pertanian, pendidikan, teknologi, budaya, olahraga, dan kekuatan generasi muda, merupakan aset strategis yang harus terus dikembangkan.

“Jawa Barat bukan hanya memiliki sejarah dan budaya yang besar, tetapi juga energi dan potensi yang sangat besar untuk menjadi motor penggerak Indonesia Maju. Ini harus kita kelola dengan visi yang jauh ke depan," kata Iwan Bule, Rabu (19/8/2026). 

Iwan Bule menilai, kekuatan Jawa Barat tidak hanya terletak pada jumlah penduduk, aktivitas ekonomi, dan SDM, tetapi juga anugerah alam dan topografi luar biasa.

Jawa Barat, ujar Iwan Bule, memiliki bentang alam lengkap, dari pegunungan, dataran tinggi, perkebunan, persawahan, hingga kawasan pesisir. 

Tanah subur, sumber air, hasil pertanian dan perkebunan, kekayaan pangan dan kuliner khas Jawa Barat menjadi potensi besar yang dapat terus dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jawa Barat ini dianugerahi wilayah luar biasa. Topografinya indah, tanahnya subur, airnya melimpah, alamnya kaya, makanannya beragam dan khas. Kita memiliki begitu banyak potensi yang tidak semua daerah memilikinya,” ujarnya.

Iwan Bule menggambarkan keistimewaan Jawa Barat melalui sebuah filosofi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Ada filosofi yang indah, seolah-olah ketika Tuhan menciptakan Jawa Barat, sedang tersenyum. Karena hampir setiap sudut Jawa Barat memiliki keindahan, kesuburan, kekayaan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat yang begitu beragam,” tutur Iwan Bule.

Mantan penjabat (Pj) Gubernur Jabar ini mengatakan, filosofi tersebut bukan sekadar ungkapan tentang keindahan alam, tetapi juga menjadi pengingat. Bahwa kekayaan Jawa Barat merupakan amanah yang harus dijaga dan dikelola dengan penuh tanggung jawab.

“Kalau kita mendapatkan anugerah yang begitu besar, maka tanggung jawab kita juga besar. Jangan sampai apa yang diwariskan alam kepada kita hari ini justru hilang karena kita tidak mampu menjaganya. Jawa Barat harus maju tanpa kehilangan jati dirinya,” ucapnya.

Iwan Bule menyatakan, Jawa Barat tidak boleh hanya menjadi daerah dengan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi besar. Tetapi harus mampu tampil sebagai pusat pertumbuhan, inovasi, dan pengembangan SDM yang berdampak nyata bagi Indonesia.

“Kita harus berani berpikir lebih besar. Jawa Barat harus menjadi lokomotif, daerah yang melahirkan inovasi, talenta, pengusaha, pemimpin, dan berbagai gagasan besar yang memberikan manfaat bagi Indonesia,” ujar Iwan Bula.

Pembangunan Jawa Barat ke depan, tutur Iwan Bule, harus berorientasi pada peningkatan kualitas manusia. Sekaligus menjaga keseimbangan dengan lingkungan. 

Generasi muda harus mendapatkan ruang untuk berkembang, berkreasi, berwirausaha, berprestasi, dan mengambil peran dalam pembangunan.

“Jawa Barat harus maju, tetapi tetap hijau. Harus modern, tetapi tetap berakar pada budaya. Harus kuat secara ekonomi, tetapi tetap menjaga alam dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Iwan Bule melihat kekayaan kuliner dan produk lokal Jawa Barat sebagai bagian dari kekuatan ekonomi daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Keragaman makanan khas dari berbagai daerah di Jawa Barat, kata Iwan Bule, ditambah hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan industri kreatif, dapat menjadi kekuatan ekonomi berbasis masyarakat.

“Kita punya kekayaan pangan dan kuliner luar biasa. Dari makanan khas, hasil pertanian, perkebunan sampai produk UMKM. Semuanya bisa menjadi kekuatan ekonomi baru jika dikelola dengan inovasi dan promosi yang baik,” ucap Iwan Bule.

Dia berharap generasi muda tidak hanya menjadi konsumen, tetapi mampu menjadi pelaku utama yang mengembangkan produk lokal Jawa Barat agar semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.

Iwan Bule mengingatkan pentingnya menjaga karakter dan budaya masyarakat Jawa Barat melalui semangat sabilulungan atau kebersamaan.

“Kemajuan tidak bisa dibangun sendiri. Kita membutuhkan kebersamaan. Perbedaan harus menjadi kekuatan, bukan menjadi alasan untuk terpecah. Sabilulungan harus menjadi energi masyarakat Jawa Barat dalam menghadapi masa depan,” ujarnya.

Iwan Bule menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, hingga seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi Jawa Barat.

Iwan Bule berharap peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Barat tidak berhenti sebagai seremoni. Tetapi menjadi momentum untuk memperkuat optimisme dan komitmen bersama dalam membangun daerah.

“Jawa Barat memiliki sejarah besar. Hari ini kita punya tanggung jawab untuk menyiapkan masa depan yang lebih besar," tegas Iwan Bule. 

Dia mengajak semua elemen merawat Jawa Barat. "Mari kita bangun bersama dan jadikan seluruh potensi Jabar sebagai energi untuk Indonesia Maju,” tandas Iwan Bule.

Dia optimistis Jawa Barat memiliki kapasitas untuk menjadi salah satu lokomotif utama Indonesia dalam menghadapi persaingan global. Tentu, dengan tetap mempertahankan karakter, budaya, lingkungan, dan semangat kebersamaan masyarakatnya.

“Dari tanah Jawa Barat yang subur, dari air yang menghidupi, alam yang indah, budaya dan kuliner yang kaya, serta sumber daya manusianya yang hebat, mari kita bangun kekuatan besar untuk Indonesia,” kata Iwan Bule.

"Selamat Hari Jadi ke-81 Jawa Barat. Jawa Barat Maju, Jawa Barat Bersatu, Jawa Barat untuk Indonesia. Sabilulungan - Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh," pungkasnya.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut