Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Hujan Lebat Berpotensi Guyur Bandung Raya 17-22 Februari 2026
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Perasaan! Bandung Terasa Lebih Gerah, BMKG Bongkar Penyebabnya

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:31 WIB
  • author Susana
Bukan Perasaan! Bandung Terasa Lebih Gerah, BMKG Bongkar Penyebabnya
Ilustrasi cuaca panas. (Foto: Pixabay)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Warga di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya belakangan mengeluhkan cuaca yang terasa lebih panas dan gerah dibandingkan biasanya.

Meski suhu udara tidak menunjukkan angka yang ekstrem, kondisi yang dirasakan tubuh masyarakat justru terasa lebih panas dan lembap. BMKG Stasiun Geofisika Bandung menjelaskan, fenomena tersebut dipengaruhi oleh kombinasi kondisi suhu, kelembapan, dan pertumbuhan awan di atmosfer.

Prakirawan BMKG Bandung, Edi Wibowo, mengatakan terdapat tiga faktor utama yang membuat udara di Bandung terasa lebih gerah, yakni suhu minimum yang relatif hangat, kelembapan udara tinggi, serta pertumbuhan awan konvektif lokal.

Suhu Minimum Bandung Mencapai 21-22 Derajat Celsius

Berdasarkan data BMKG, suhu udara minimum di Bandung berada di kisaran 21 hingga 22 derajat Celsius dalam dua hari terakhir.

Angka tersebut tergolong cukup hangat untuk suhu minimum. Kondisi ini kemudian diperkuat dengan tingkat kelembapan udara yang berada pada kisaran 55 hingga 80 persen.

Perpaduan suhu yang hangat dengan kelembapan tinggi membuat udara terasa lebih panas dan lembap. Dalam kondisi tersebut, proses penguapan keringat dari permukaan kulit menjadi lebih lambat karena udara sudah mengandung banyak uap air.

Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk melepaskan panas melalui penguapan keringat. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan sensasi gerah yang dirasakan masyarakat.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut