get app
inews
Aa Text
Read Next : Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City

Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Mobile Journalism di Bandung

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:23 WIB
header img
Ketua IJTI Jabar Mujib Prayitno menyampaikan materi dalam pelatihan Mobile Journalistic yang digelar Kedubes AS. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta bekerja sama dengan Pikiran Rakyat menyelenggarakan pelatihan Mobile Journalism (MoJo) di Aula Pikiran Rakyat, Kota Bandung, Kamis (20/8/2026).

Acara yang mempertemukan jurnalis warga, jurnalis muda, dan mahasiswa jurnalistik itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam digital storytelling dan produksi konten menggunakan telepon pintar.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Kedutaan Besar AS untuk mendukung jurnalisme profesional dan memperkuat keterampilan digital komunitas media di berbagai daerah di Indonesia. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Freedom 250, yang menandai 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. 

Serta menyoroti pentingnya kebebasan berekspresi, partisipasi warga, serta peran pers yang bebas dan profesional dalam masyarakat demokratis.

Wakil Juru Bicara Kedutaan Besar AS Priya Mendelin membuka pelatihan dengan menekankan pentingnya keterampilan jurnalistik di era digital. 

“Di Kedutaan Besar AS, kami percaya bahwa mendukung para jurnalis dan pencerita muda merupakan investasi untuk membangun komunitas lebih kuat dan lebih terinformasi. Kami sangat senang dapat melanjutkan kegiatan tersebut di sini, di Bandung,” kata Jubir Kedubes AS.

Priya Mendelin menyatakan, pelatihan Mojo menghadirkan praktisi media dan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Mujib Prayitno.  Kemudian, editor Pikiran Rakyat yang juga alumni program pertukaran Pemerintah AS Huminca Sinaga sebagai fasilitator. 

Melalui sesi interaktif dan praktik langsung, peserta mempelajari berbagai keterampilan. Termasuk pengembangan ide cerita, teknik wawancara, framing, pengambilan gambar dan video. 

Lalu, dasar-dasar audio dan pencahayaan, serta produksi konten untuk platform digital dan media sosial (medsos). Peserta juga mengikuti sesi praktik untuk mengembangkan dan memproduksi cerita menggunakan smartphone. 

Melalui latihan ini, peserta didorong untuk mengangkat cerita yang relevan dengan komunitas mereka. Sekaligus menerapkan prinsip akurasi, etika, dan kreativitas dalam produksi konten jurnalistik.

Melalui pelatihan Mojo, Kedubes AS berharap dapat membantu memperkuat kapasitas generasi baru jurnalis dan kreator konten di Indonesia dalam menghasilkan karya jurnalistik kreatif, akurat, dan relevan bagi masyarakat.

Pelatihan di Bandung merupakan bagian dari rangkaian Mobile Journalism Training di berbagai kota di Indonesia. Target program ini menjangkau 250 peserta dalam rangka peringatan Freedom 250.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut