Edelweiss Hospital Jemput Bola Hadirkan Layanan Kesehatan Bagi Warga Bandung
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Enam tahun bukan sekadar angka bagi Edelweiss Hospital. Di balik perjalanan panjang melayani pasien, ada cerita tentang bagaimana sebuah rumah sakit berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya ketika seseorang sedang sakit.
Semangat itu terangkum dalam tema “Every Journey Matters” yang menjadi pesan utama perayaan ulang tahun ke-6 Edelweiss Hospital. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 7 Agustus hingga 6 September 2026, dengan berbagai agenda yang membawa layanan kesehatan keluar dari ruang rumah sakit dan lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat.
Bagi Edelweiss Hospital, setiap perjalanan kesehatan memiliki cerita dan tantangannya masing-masing. Karena itu, perayaan hari jadi tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami percaya bahwa setiap perjalanan memiliki arti. Oleh karena itu, memasuki usia enam tahun ini, kami ingin terus melangkah bersama masyarakat, hadir lebih dekat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata,” ujar Chief Medical Officer Edelweiss Healthcare Group sekaligus Direktur Edelweiss Hospital, dr. Erchamzah, MMRS., MPM., MQM., Selasa (8/9/2026).
Dari Edukasi Menyusui hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Cerita kepedulian itu dimulai dari hal yang dekat dengan kehidupan keluarga. Pada 7 Agustus 2026, Edelweiss Hospital membuka rangkaian kegiatan melalui Breastfeeding Week.
Sebanyak 15 peserta mengikuti berbagai sesi, mulai dari diskusi mengenai persalinan, edukasi laktasi, hingga melihat langsung fasilitas yang tersedia di rumah sakit.
Dari sana, langkah Edelweiss Hospital kemudian berlanjut ke ruang publik.
Melalui program “Edelweiss Comes to You”, masyarakat yang sedang beraktivitas di Trans Studio Mall Bandung pada 24 Agustus hingga 6 September 2026 bisa mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Pengunjung dapat memanfaatkan sejumlah pemeriksaan, seperti cek gula darah, kolesterol, tekanan darah, kondisi kulit, analisis massa tubuh hingga pemeriksaan fungsi mata.
Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga mendapat perhatian. Tersedia pemeriksaan IQ, edukasi tumbuh kembang, hingga layanan fisioterapi.
Bagi sebagian pengunjung, layanan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, pemeriksaan kesehatan di sela aktivitas sehari-hari bisa menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tidak harus menunggu tubuh memberikan tanda-tanda gangguan.
Perhatian untuk Ibu dan Calon Orang Tua
Perjalanan kesehatan juga tidak berhenti pada pemeriksaan fisik.
Edelweiss Hospital memberikan perhatian khusus kepada para ibu hamil melalui kegiatan Prenatal Yoga yang digelar pada 30 Agustus 2026.
Sebanyak 16 ibu hamil diajak mengikuti aktivitas yang tidak hanya berfokus pada gerakan tubuh. Mereka juga mendapatkan pembekalan mengenai hypnobirthing, perawatan bayi baru lahir, sekaligus kesempatan mengenal ruang perawatan rumah sakit.
Pendekatan semacam ini membuat persiapan menyambut kelahiran tidak hanya berbicara tentang kondisi fisik ibu dan bayi, tetapi juga kesiapan mental serta pengetahuan orang tua.
Kesehatan Mental Masuk ke Ruang Kerja
Hal lain yang tidak kalah penting adalah kesehatan mental.
Melalui program “Edelweiss Goes to Office”, edukasi mengenai kesehatan mental dibawa langsung ke lingkungan kerja.
Kegiatan yang berlangsung pada 3–4 September 2026 menyambangi kantor Rumah Zakat dan Mandjha by Ivan Gunawan. Dua dokter spesialis kedokteran jiwa, yakni dr. Abdullah Ichsan, Sp.KJ dan dr. Tri Kumoroyekti, Sp.KJ, turut memberikan edukasi kepada para pekerja.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan tidak selalu identik dengan mengobati penyakit. Mengenali kondisi psikologis, memahami tekanan pekerjaan, dan mengetahui kapan membutuhkan bantuan juga menjadi bagian penting dari perjalanan kesehatan seseorang.
Berbagi Tak Harus Menunggu Punya Banyak
Semangat berbagi kemudian diwujudkan melalui “Edelweiss Care & Share” pada 4 September 2026.
Kegiatan yang digelar di Panti Yatim Indonesia (PYI) Cicaheum itu menjadi ruang bagi para karyawan untuk berbagi dengan anak-anak panti.
Donasi yang diberikan berasal dari internal karyawan, berupa pakaian, dana tunai, hingga kebutuhan pokok.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan aktivitas yang lebih santai namun tetap membawa pesan kesehatan. Melalui Yoga Sporthetic di Trans Studio Mall Bandung pada 5 September 2026, masyarakat diajak bergerak dan menjaga kebugaran bersama.
Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah mitra, di antaranya Sushi Tei, CHAGEE, dan Mandjha.
“Every Journey Matters” Bukan Sekadar Tema
Enam tahun perjalanan Edelweiss Hospital akhirnya tidak hanya dirayakan dengan kue ulang tahun atau seremoni.
Ada pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi untuk calon orang tua, perhatian terhadap kesehatan mental, kegiatan berbagi, hingga ajakan untuk hidup lebih aktif.
Rangkaian tersebut menjadi cara Edelweiss Hospital menerjemahkan tema “Every Journey Matters” ke dalam aksi nyata.
Sebab, perjalanan setiap orang memang berbeda. Ada yang sedang menantikan kelahiran anak, menjaga kesehatan keluarga, menghadapi tekanan pekerjaan, hingga sekadar ingin memastikan kondisi tubuh tetap prima.
Di usia keenam, Edelweiss Hospital memilih untuk tidak hanya menunggu masyarakat datang ketika membutuhkan layanan medis. Sebaliknya, rumah sakit ini berupaya melangkah lebih dekat dan hadir di tengah perjalanan masyarakat.
Pada akhirnya, kesehatan bukan hanya tentang sembuh dari sakit, tetapi juga tentang bagaimana seseorang dapat menjalani setiap tahap kehidupannya dengan lebih baik.
Editor: Rizal Fadillah