Jelang Deadline Bursa Transfer, Pelatih Persib Igor Tolic Buka-bukaan Soal Pemain Baru
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Waktu penutupan bursa transfer Super League musim 2026/2027 kini tinggal menghitung jam. Pendaftaran pemain anyar dijadwalkan bakal resmi ditutup pada 23 September 2026, tetapi kubu Persib Bandung sejauh ini masih bungkam dan belum memberikan kejelasan terkait rencana penambahan amunisi baru.
Sebelumnya, jajaran direksi klub menegaskan bahwa wewenang penuh terkait evaluasi kebutuhan skuad sepenuhnya diserahkan kepada tim kepelatihan dan departemen olahraga. Pelatih kepala Igor Tolic serta Sporting Director Stanley Bernard memegang kendali penuh untuk memutuskan apakah Maung Bandung masih memerlukan tambahan pemain atau cukup dengan komposisi yang ada.
Kendati demikian, ketika disinggung mengenai peluang adanya rekrutan anyar jelang penutupan jendela transfer, Igor justru memberikan jawaban yang mengindikasikan ketidaktahuannya.
“Saya tidak memiliki informasi apa pun tentang pemain baru, tetapi jika dia mengatakannya, anda bisa bertanya padanya, itu lebih baik,” kata Igor, Selasa (22/9/2026).
Situasi ini tentu memantik tanda tanya besar di kalangan pendukung setia. Di satu sisi, manajemen menyatakan keputusan ada di tangan tim pelatih, namun di sisi lain sang juru taktik justru mengaku belum memegang kepastian apa pun hingga sehari menjelang deadline.
Sepanjang bursa transfer periode ini, aktivitas belanja Pangeran Biru sebenarnya tergolong cukup masif. Sejumlah nama beken berhasil diamankan untuk mendongkrak performa tim, sebut saja Gabriel Mutombo, Danijel Loncar, Gakuto Notsuda, Balsa Sekulic, Luka Menalo, Mariano Peralta, Sandy Walsh, hingga Ragnar Oratmangoen.
Meski demikian, Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, sempat menjelaskan bahwa proses mendatangkan pemain tidak sekadar berpatokan pada kebutuhan taktik di atas lapangan hijau. Faktor keharmonisan internal tim menjadi pertimbangan yang jauh lebih krusial.
“Saya pikir gini. Banyak juga Bobotoh yang bilang 'tambah pemain, tambah pemain'. Saya selalu bilang, bahwa managing locker room itu enggak semudah itu,” kata Adhitia, Senin (21/9/2026).
Ia mengibaratkan ruang ganti pemain layaknya sebuah lingkungan pertemanan yang sudah mapan dan nyaman. Memasukkan figur baru tanpa perhitungan matang dikhawatirkan justru merusak dinamika positif yang telah terbangun di dalam tim.
“Managing locker room itu bayangin kalian punya tempat tongkrongan yang udah nyaman, enak, terus tiba-tiba ketambahan satu teman yang belum tentu cocok sama kalian, yang punya potensi kemudian ngerusak locker room yang lagi hangat, jadi enggak hangat,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Adhitia menekankan bahwa keputusan final mutlak berada di tangan tim sporting yang dipimpin oleh Igor Tolic dan Stanley Bernard. Manajemen dipastikan akan selalu berdiri di belakang apapun keputusan taktis yang diambil.
“Jadi, nambahin pemain itu enggak cuman sekadar nambahin pemain berkualitas sesuai dengan kebutuhan tim. Tapi juga harus banyak yang dipikirin,” ucapnya.
“Dan orang yang paling tahu tentang hal tersebut adalah teman-teman di sporting, baik itu Igor maupun Stanley, jadi biarkanlah mereka yang berpikir, menganalisa, dan mengambil keputusan,” lanjutnya.
Pihak klub menegaskan komitmen penuh untuk mengawal langkah apapun yang dipilih oleh tim kepelatihan jelang penutupan bursa transfer ini.
“Manajemen 100%, 200% berada di belakang mereka. Mereka mau nambah, kita fine. Mereka mau dengan yang sekarang juga, kita akan support. Jadi ya, itu harus ditanyakan ke Igor sama Stanley Tapi intinya manajemen full support,” tutur Adhitia.
Editor: Agung Bakti Sarasa