Skuad Sudah Ideal, Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Bandung Adem Ayem di Deadline Bursa Transfer
Terkait rotasi dan penempatan posisi penyerang, Igor memberikan pandangan terbuka mengenai performa para anak asuhnya di lapangan, termasuk peran Uilliam Barros.
“Barros dia dimainkan di nomor 9, bagaimana itu, baik dan tidak baik. Saya pikir lebih baik, Tapi di laga kedua yang dia mainkan, Apakah itu lebih baik? ya,” tegasnya.
Bahkan, fleksibilitas taktik juga diuji dengan menggeser peran penyerang andalan lainnya untuk mengisi pos penyerang tengah ketika menghadapi lawan-lawan tangguh di level kontinental.
“Bagaimana dengan Peralta sebagai nomor 9, baik. dia membawa sesuatu saat melawan Seoul FC,” ujarnya.
Lebih lanjut, Igor menepis anggapan bahwa pasifnya aktivitas klub di bursa transfer disebabkan oleh masalah finansial yang pelik. Ia menegaskan bahwa manajemen bergerak secara terukur dengan memaksimalkan anggaran yang tersedia, tanpa harus ikut-ikutan tren klub lain yang kerap jor-joran menggelontorkan dana besar demi menebus pemain bintang.
“Kami tidak menghabiskan uang kami untuk transfer, beberapa klub lain membeli pemain,” ucapnya.
Menurut sang pelatih, kesuksesan sebuah tim tidak diukur dari seberapa besar uang yang dibakar di pasar transfer, melainkan dari proses kerja keras yang konsisten dan terarah di dalam internal klub.
“Sekali lagi kami tahu apa yang harus kami perbaiki di Persib. Kami tahu kami bekerja 24 jam di sini. tapi itu berjalan perlahan,” jelasnya.
Meski menyadari ekspektasi suporter yang kadang menginginkan pergerakan kilat, Igor memastikan bahwa manajemen klub selalu mengambil langkah rasional demi menjaga keseimbangan tim secara jangka panjang.
“Kami tidak punya uang untuk membeli semuanya dan semua orang. Kami melakukan langkah demi langkah dan kalian dapat melihat peningkatannya,” ungkapnya.
“Lagi bisa lebih cepat. Kami bekerja, transfer dilakukan, tim ini luar biasa. Dan tolong tidak ada masalah dengan perekrutan,” pungkasnya.
Editor: Agung Bakti Sarasa