Pengamat ITB Ungkap Peran Krusial Home Charging dalam Tren Kendaraan Listrik Masa Kini
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Era elektrifikasi transportasi tanah air kini menghadirkan babak baru dalam gaya hidup masyarakat. Pengisian daya kendaraan listrik tidak lagi sekadar bergantung pada stasiun pengisian umum, melainkan mulai bergeser ke area domestik melalui pemanfaatan perangkat Home Charging yang terintegrasi langsung dengan instalasi listrik hunian.
Transformasi perilaku energi ini disoroti oleh Pengamat Transportasi Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB), Sony Sulaksono Wibowo. Menurutnya, fasilitas pengisian daya di rumah memegang fungsi krusial agar mobil maupun motor listrik benar-benar siap diandalkan untuk mobilitas harian.
“Home Charging itu bagian dari infrastruktur yang membuat kendaraan listrik bisa digunakan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Pengisian tidak lagi menjadi aktivitas terpisah, tetapi dapat dilakukan ketika kendaraan berada di rumah,” ujar Sony.
Lebih lanjut, fleksibilitas waktu menjadi keunggulan utama dari pola pengisian mandiri ini. Pemilik kendaraan dapat dengan leluasa mengisi ulang baterai kendaraan pada malam hari setelah seharian penuh dipakai beraktivitas di luar rumah.
Geliat adopsi kendaraan listrik di ranah domestik ini tercermin jelas dari data statistik penyedia listrik. Hingga periode pertengahan tahun ini, jumlah pelanggan baru Home Charging PLN secara nasional telah menyentuh angka 21.865 sambungan baru hanya dalam kurun waktu semester pertama. Secara akumulatif, basis pengguna layanan khusus ini bahkan telah menembus lebih dari 92 ribu pelanggan aktif secara nasional hingga Juni lalu.
Tren positif serupa juga terlihat jelas di wilayah Jawa Barat. PLN UID Jawa Barat mencatat basis pelanggan Home Charging telah mencapai 7.125 pengguna, di mana sebanyak 2.034 di antaranya merupakan pendaftar baru yang bergabung sejak Januari hingga awal Agustus 2026.
Dampaknya pun langsung terasa pada lonjakan volume konsumsi energi. Tercatat pemakaian listrik melalui layanan Home Charging nasional meroket hingga 110,55 GWh pada semester pertama tahun ini, atau mengalami pertumbuhan masif sebesar 93,59 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekosistem kendaraan hijau ini semakin kokoh dengan kehadiran infrastruktur pendukung publik. Khusus di Jawa Barat, PLN telah mengoperasikan total 501 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 289 titik strategis hingga akhir tahun lalu. Kombinasi harmonis antara fasilitas pengisian di rumah dan jaringan publik ini diyakini akan membentuk lanskap konsumsi energi masyarakat yang jauh lebih modern di masa depan.
Editor: Agung Bakti Sarasa