Persib dan Borneo FC Lolos Otomatis ke 8 Besar Piala Indonesia 2026/2027
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Panggung sepak bola tanah air kembali bergemuruh menyusul tuntasnya proses drawing pembagian grup ajang League Cup alias Piala Indonesia 2026/2027. Turnamen edisi perdana garapan ILeague ini dijadwalkan mulai menendang bola pertama pada 3 November 2026, dengan melibatkan total 38 kontestan dari berbagai penjuru nusantara.
Ada cerita istimewa bagi dua tim papan atas langganan juara. Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda dipastikan mendapat hak istimewa berupa tiket instan langsung menuju babak perempat final. Keuntungan luar biasa ini didapatkan Maung Bandung berkat statusnya sebagai kampiun Super League 2025/2026, sementara Pesut Etam menyusul sebagai pemilik takhta runner-up musim lalu.
Dengan skema tersebut, kedua tim elite ini bisa duduk manis tanpa harus memeras keringat di fase penyisihan grup maupun babak gugur awal. Mereka kini tinggal menunggu enam tim tangguh lain yang akan menyusul masuk ke fase 8 besar.
Di sisi lain, sebanyak 36 kontestan sisanya harus bersiap menghadapi pertarungan hidup-mati. Seluruh tim ini dipecah ke dalam 12 grup terpisah yang dikategorikan ke dalam Wilayah Barat dan Wilayah Timur.
Format yang diterapkan terbilang kejam sekaligus menantang: setiap grup dihuni oleh tiga kesebelasan, namun hanya sang juara grup yang berhak melaju. Tidak cuma berebut tiket lolos, performa impresif di fase grup juga menjadi pertaruhan penting demi mengamankan status sebagai tuan rumah di babak knock-out berikutnya, yang dihitung berdasarkan catatan statistik terbaik.
Selepas fase grup rampung, ke-12 penguasa grup tersebut akan diadu melalui mekanisme cross zone. Dari saringan ketat ini, tersisa enam pemenang yang berhak melengkapi slot perempat final bersanding dengan Persib dan Borneo FC.
Berbeda dengan fase sebelumnya yang mengandalkan poin statistik, penentuan tuan rumah di babak perempat final nantinya akan ditentukan murni melalui undian ulang. Usai delapan besar, turnamen berlanjut ke semifinal dengan sistem pertandingan tunggal (single match), sebelum ditutup dengan partai final perebutan takhta juara perdana League Cup.
Editor: Agung Bakti Sarasa