Minta Bobotoh Tertib di Madura, Bos Persib: Jangan Sampai Seperti Suporter Persija!
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Jajaran manajemen Pangeran Biru secara khusus mewanti-wanti seluruh basis suporter mereka agar senantiasa tertib dan menaati aturan yang berlaku. Peringatan ini dilayangkan menjelang bentrokan sengit Persib Bandung saat melakoni laga tandang menghadapi Madura United pada pekan keenam kompetisi Super League musim 2026/2027.
Sesuai dengan jadwal liga, duel antara Laskar Sape Kerrab melawan Maung Bandung digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Kamis (22/10/2026) malam.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, meminta para pendukung setia klub dapat menunjukkan kedewasaan selama memberikan pengawalan bagi tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas demi menghindari gesekan yang berujung pada sanksi bagi klub maupun barisan suporter.
Langkah tegas dari pihak manajemen ini bukan tanpa latar belakang. Baru-baru ini, Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman yang cukup berat kepada Persija Jakarta buntut dari kerusuhan saat menjamu Persita Tangerang. Tim Macan Kemayoran dijatuhi sanksi denda administratif sebesar Rp90 juta ditambah larangan kehadiran pendukung di stadion dalam enam pertandingan away.
Tak ingin Persib bernasib serupa, pimpinan klub yang akrab disapa Pak Haji Umuh itu mengimbau agar Bobotoh tidak meniru tindakan indisipliner yang dapat mencoreng nama besar klub.
"Ya saya imbau kepada semua, tolong tidak boleh jadi ada kejadian, apalagi di kandang sendiri. Di manapun Bobotoh Persib, jangan sampai membuat ulah seperti kejadian seperti suporter Persija," ujar Umuh.
Umuh menambahkan bahwa citra pendukung Persib sejauh ini sudah dikenal luas sebagai kelompok suporter yang santun dan dewasa. Oleh karena itu, rekam jejak yang baik tersebut wajib terus dirawat bersama agar tidak tercederai oleh aksi provokatif yang memicu kericuhan.
Menurut pandangannya, sanksi disiplin akibat ulah oknum tidak hanya merugikan para pelaku di lapangan, melainkan berdampak langsung pada kelangsungan tim serta seluruh elemen suporter Persib secara umum.
"Kita itu, Bobotoh di Bandung, Jawa Barat ini ya sudah terpuji. Jangan dibuat ricuh dan dibuat permasalahan. Nanti yang rugi bukan bukan Bobotoh aja, semua akan kena imbas," katanya.
Editor: Agung Bakti Sarasa