Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Warga Bandung Siap Tumpah Ruah di Bale Rame, Kampanyekan Gerakan Bebas Keropos Tulang
Advertisement . Scroll to see content

KK/JKK Sosek Malindo Gelar Persidangan ke-41 di Bandung, Malaysia Siap Bantu Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB
  • author Agus Warsudi
KK/JKK Sosek Malindo Gelar Persidangan ke-41 di Bandung, Malaysia Siap Bantu Penanganan Karhutla
Ketua Delegasi Malaysia Datuk Badrul Shah memberikan statemen tentang kesiapan Malaysia membantu Indonesia dalam menangani bencana karhutla. (FOTO: AGUS WARSUDI)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kelompok Kerja/Jawatan Kuasa Kerja Sosio Ekonomi Malaysia-Indonesia (KK/JKK Sosek Malindo) menggelar persidangan ke-41 di Kota Bandung, Rabu (28/10/2026). Dalam kegiatan itu, delegasi Malaysia menawarkan bantuan kepada Indonesia dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Persidangan berlangsung tertutup di Ballroom Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Persidangan berlangsung dari pagi hingga malam. Sampai dengan menyelesaikan risalah bersama yang nanti ditandatangani oleh kedua belah pihak. Indonesia oleh Safrizal Zakari Ali dan Malaysia oleh Datuk Badrul Shah.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal Zakaria Ali. Sedangkan delegasi Malaysia dipimpin oleh Datuk Badrul Shah.

Ketua Delegasi Indonesia Safrizal Zakaria Ali mengatakan, persidangan ke-41 KK/JKK Sosek Malindo berhasil menyepakati beberapa kesepakatan. Di antaranya, pembukaan pintu perbatasan kedua negara yang baru diresmikan. 

Yaitu, Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia dan Telok Melano di Sarawak, Malaysia. Dua PLB tersebut telah diresmikan pada 21 Agustus 2026 lalu. Nanti Indonesia dan Malaysia akan membangun fasilitas perbatasan yang layak di dua titik tersebut sesuai ciri khas masing-masing negara.

Kemudian, persidangan ke-41 juga menyepakati penyelerasan standard operasional prosedur (SOP) tentang pemulangan jenazah warga negara kedua negara. Lalu, kesepakatan tentang penanganan sungai di perbatasan Kalimantan Utara, Indonesia dan Sabah, Malaysia. 

Terutama penanganan banjir di satu sungai yang terbagi antara Malaysia dan Indonesia. "Serta isu-isu yang selalu dibicarakan oleh kedua belah pihak," kata Safrizal.

Safrizal menyatakan, masalah karhutla dibahas secara informasi dalam persidengan ke-41 KK/JKK Malindo. Artinya, isu karhutla tidak masuk dalam risalah kesepakatan di persidangan ke-41. 

Dalam pembahasan informal, Malaysia mengapresiasi Indonesia dalam penanganan karhutla. Selain itu, Malaysia juga menawarkan bantuan bagi Indonesia dalam mengatasi masalah karhutla.

Sementara itu, Ketua Delegasi Malaysia Datuk Badrul Shah mengatakan, Malaysia siap mengulurkan bantuan sekiranya diperlukan dalam menangani karhutla di Indonesia. Sebab, sebagai Negeri Jiran, Malaysia menyadari harus turut menangani bencana karhutla.

Dalam kesempatan itu, Safrizal Zakaria Ali menjelaskan tentang usulan baru Indonesia terkait special border treatment di dua wilayah perbatasan dengan Malaysia. Yaitu, Karimun dan Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. 

Dua wilayah itu berdekatan dengan Malaysia dan memiliki nilai sejarah baik itu demograsi, geografi maupun lintas pekerjaan di Johor dan Melaka. Karena itu, Indonesia mengusulkan ada satu treatment bagi WNI yang bekerja musiman di beberapa bidang di Malaysia. Misalnya, perkebunan, perladangan, pertanian, dan lain sebagainya. Agar mendapatkan treatment khusus.

Yaitu, bekerja tiga sampai enam bulan, dengan spesial dokumen dan dengan kontrol, monitor yang disepakati oleh kedua negara. Nanti, Malaysia akan mencaatat dan membahas usulan Indonesia tersebut secara domestik antardepartemen. "Hasilnya, nanti dibahas dalam persidangan ke-42 Sosek Malindo tahun depan," kata Safrizal.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut