Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BLACKPINK Umumkan Comeback 19 Agustus 2022 dengan Single Pink Venom
Advertisement . Scroll to see content

Mouse Racer Bangkit! Gandeng Vokalis Baru dan Produser St.Loco di Single Karam

Senin, 02 November 2026 | 08:09 WIB
  • author Aga Gustiana
Mouse Racer Bangkit! Gandeng Vokalis Baru dan Produser St.Loco di Single Karam
Mouse Racer. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Gelombang musik underground Tanah Air kembali bergejolak. Di tengah tren emo revival yang tengah melanda panggung musik global maupun lokal, unit midwest emo/alternative asal Cilegon, Mouse Racer, resmi mengumumkan kembalinya mereka ke arena.

Langkah ini menegaskan kesiapan Mouse Racer untuk berdiri sejajar di jajaran depan skena emo Indonesia, bersanding dengan nama-nama senior seperti Killing Me Inside, Alone At Last, hingga Sweet as Revenge.

Reuni sekaligus babak baru Mouse Racer ditandai dengan meluncurnya karya anyar bertajuk "Karam". Rilisan ini menjadi momen krusial karena memperkenalkan Ginanjar Yudi sebagai juru taktik vokal baru, mengisi posisi yang ditinggalkan Dani Anggara. Perubahan amunisi di lini depan ini membawa energi dan eksplorasi musikal yang jauh lebih segar.

"Dengan pergantian transisi vokalis kita mendapatkan banyak ide-ide baru dalam bermusik," kata Ega (Gitaris).

Perkembangan signifikan tersebut juga disetujui oleh Asido Sigit (drummer St.Loco & Wait) yang duduk di kursi produser. Asido optimistis bahwa Mouse Racer punya modal kuat untuk memberi warna berbeda di kancah musik nasional saat ini.

Sentuhan Megah dan Otopsi Emosi Patah Hati

Dari segi aransemen, "Karam" tampil beda lewat sajian balutan string section megah namun emosional, yang ditabrakkan secara kontras dengan distorsi gitar tajam khas musik post-hardcore/emo.

Secara narasi lirik, lagu ini memotret realitas emosional generasi muda ketika berada di titik terendah akibat patah hati. Fase kehancuran tersebut diibaratkan seperti bahtera yang karam di tengah samudra kelam, sebelum akhirnya dipaksa keadaan untuk bangkit dan menata kembali sisa hidup.

Garapan materi ini memakan waktu produksi selama dua bulan dengan proses pengerjaan terpisah antara Jakarta dan Cilegon. Saat ini, single "Karam" sudah resmi mengudara dan dapat dinikmati di seluruh platform pemutar musik digital (DSP).

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut