Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Muktamar ke-35 NU Dibuka Prabowo, Ribuan Peserta Siap Tentukan Arah Organisasi
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Mesin Propaganda, Laskar Prabowo 08 Jabar Siapkan Strategi Digital

Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB
  • author Susana
Bukan Mesin Propaganda, Laskar Prabowo 08 Jabar Siapkan Strategi Digital
Laskar Prabowo 08 Jawa Barat menggelar konsolidasi pengurus di Bandung. Foto: Ist.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Laskar Prabowo 08 Jawa Barat menggelar konsolidasi pengurus di Hotel Vasaka Mansion, Bandung, Minggu (1/11/2026). Selain memperkuat organisasi, pertemuan ini membahas strategi komunikasi publik untuk menghadapi hoaks dan disinformasi di media sosial.

Acara bertajuk “Membangun Energi Kolektif dalam Mendukung Program Pemerintah Presiden Prabowo Subianto” itu dipimpin Ketua DPD Laskar Prabowo 08 Jawa Barat, Yana Supriatna Sam. Konsolidasi diarahkan menjadi titik awal pembenahan organisasi agar lebih terstruktur dan responsif terhadap perkembangan informasi nasional.

Hoaks Harus Dijawab dengan Fakta

Yana menilai tantangan pemerintahan saat ini bukan hanya soal pelaksanaan program, tetapi juga bagaimana masyarakat memperoleh informasi yang benar di tengah derasnya opini dan konten menyesatkan. Menurutnya, membiarkan hoaks tanpa penjelasan berbasis fakta sama saja memberi ruang bagi disinformasi membentuk persepsi publik.

“Kalau ada informasi yang tidak benar, kita harus hadir dengan fakta. Kalau ada narasi yang menyesatkan, kita jawab dengan data dan argumentasi. Kita tidak boleh kalah oleh kebisingan media sosial. Perjuangan hari ini juga membutuhkan kecerdasan komunikasi, penguasaan informasi, dan kekuatan literasi digital,” ujar Yana.

Bukan Mesin Propaganda

Organisasi ini memandang perang opini dan fenomena buzzer tidak cukup dihadapi dengan reaksi spontan. Karena itu, Laskar Prabowo 08 Jabar menyiapkan sistem komunikasi yang terorganisasi, mulai dari penguatan jaringan informasi, produksi konten edukatif, klarifikasi informasi keliru, penyebaran capaian program pemerintah berdasarkan data resmi, hingga komunikasi dua arah dengan masyarakat.

Lewat langkah itu, mereka menegaskan gerakan komunikasi organisasi tidak dimaksudkan menjadi mesin propaganda, melainkan penyeimbang informasi.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut