Langkah Perkasa Persib Bandung dan Borneo FC di Asia Tuai Pujian Dirut I.League
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pintu gerbang babak gugur kompetisi antarklub Asia musim 2026/2027 resmi dikunci oleh dua utusan sepak bola Indonesia, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Performa luar biasa dari kedua kesebelasan ini memantik apresiasi hangat dari jajaran petinggi PT Liga Indonesia Baru (I.League), khususnya sang Direktur Utama, Ferry Paulus.
Pangeran Biru menggaransi tempat di fase 16 besar AFC Champions League Two secara dramatis. Berhadapan dengan tuan rumah Melbourne Victory di Melbourne Rectangular Stadium, Rabu (4/11/2026) sore WIB, Persib sukses mencuri kemenangan tipis 2-1 pada laga keempat Grup E. Tambahan tiga poin tersebut mengukuhkan posisi Persib di puncak dengan raihan sempurna 12 poin dari empat laga.
Kabar gembira juga datang dari wakil Tanah Air lainnya di ajang AFC Challenge League 2026/2027. Bertanding di kandang sendiri, Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (21/10/2026) malam, Borneo FC melibas Tainan City lewat keunggulan 3-1 pada matchday Grup D. Hasil manis ini mengantarkan Pesut Etam melenggang ke babak perempat final.
Dua pencapaian besar tersebut dinilai Ferry Paulus sebagai amunisi berharga untuk mengangkat nama baik Indonesia di level regional.
"Masyarakat Indonesia bangga melihat salah mekasih satu klub dari Tanah Air mampu meraih kemenangan," kata Ferry Paulus di ASIOP Stadium, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).
Tak berhenti di situ, rentetan hasil positif Persib dan Borneo FC membawa angin segar bagi tabel koefisien negara di AFC. Tambahan poin secara bertahap diharapkan bisa mengejar ketertinggalan posisi Indonesia dari pesaing terdekat di Asia Tenggara, yakni Vietnam dan Singapura.
“Jika kembali berhasil lolos, perolehan poin Indonesia di kompetisi Asia tentu akan meningkat, meski saat ini kami belum bisa menggeser Vietnam atau Singapura,” jelasnya.
Ferry sangat menantikan konsistensi dari kedua klub agar mampu melangkah jauh hingga putaran final. Kemenangan demi kemenangan di laga internasional akan makin memperkuat posisi tawar Indonesia dalam pemeringkatan klub Asia.
“Kami optimistis bisa mengejar mereka, meskipun hal tersebut juga bergantung pada hasil pertandingan klub-klub Vietnam dan Singapura, jika mereka mengalami kekalahan atau tersandung, peluang Indonesia untuk melewati melewatinya semakin terbuka,” ungkap Ferry.
Efek domino dari melonjaknya poin koefisien ini juga membuka peta jalan baru: potensi bertambahnya kuota tiket bagi klub-klub Tanah Air untuk tampil di pentas Asia pada edisi mendatang.
Menurut gambaran Ferry, skenario penambahan alokasi slot tersebut bisa saja terealisasi manakala wakil Indonesia mampu membawa pulang gelar juara.
“Hal lain yang penting adalah peluang penambahan slot klub Indonesia di kompetisi Asia, misalnya, jika Borneo FC menjadi juara, Indonesia berpeluang mendapatkan tambahan satu slot lagi, hal serupa juga berlaku bagi Persib Bandung,” terangnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa hitung-hitungan skenario tersebut murni analisis kalkulasi matematis sesuai regulasi, dan bukan batasan bagi ambisi kedua klub untuk menaiki tangga juara tertinggi.
"Ini merupakan hitung-hitungan berdasarkan regulasi di atas kertas, bukan berarti kami tidak berharap mereka menjadi juara," ucapnya.
Editor: Agung Bakti Sarasa