238 Kasus dan Enam Meninggal, Pemkab Cianjur Tetapkan Status Kewaspadaan DBD

Rina Rahadian
Kasus DBD. Foto ilustrasi: Pixabay

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Seiring melonjaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam satu bulan terakhir dimana ada 238 kasus dan enam diantaranya meninggal dunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat menerapkan status kewaspadaan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur Yusman Faisal mengatakan, selama Februari 2024 terjadi lonjakan kasus DBD dibandingkan tahun sebelumnya.

"Seiring melonjaknya kasus tersebut, Pemkab Cianjur menerapkan status kewaspadaan DBD di sejumlah wilayah yang banyak ditemukan kasus, termasuk sosialisasi untuk menjaga kebersihan lingkungan lebih digencarkan," ujar Yusman.

Untuk diketahui, kasus DBD pada Februari 2024 di Cianjur mencapai 238 kasus yang sudah ditangani dan mendapat pelayanan kesehatan di RSUD Sayang Cianjur, namun enam orang diantaranya meninggal dunia.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk jumlah pasien meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Editor : Zhafran Pramoedya

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network