"Itu juga akan terus kami lakukan ke seluruh sekolah di Jawa Barat agar mendapatkan rekomendasi yang objektif," jelasnya.
Dedi mengatakan, langkah ini diambil untuk meringankan para orang tua siswa dari beban pembiayaan.
"Pemerintah sudah memberikan subsidi puluhan triliun. Tapi kalau di sekolah masih ada pembebanan biaya yang tinggi maka subsidi tersebut tidak ada maknanya," kata dia.
Sekda Jabar, Herman Suryatman mengatakan, penonaktifan Kepala SMAN 1 Cianjur sudah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan.
"Itu berdasarkan pemeriksaan inspektorat. Pak Gubernur juga sudah mencermati, mengikuti mekanisme sesuai ketentuan hukum. Tindaklanjuti sesuai ketentuan. Kita negara hukum harus akuntabel," kata dia.
Dia menyebut selain SMAN 1 Cianjur, ada sekolah lain di Jawa Barat yang juga diperiksa. "Kita dalami semuanya. Kita lihat bobotnya, tindakan yang diberikan sesuai dengan dinamika yang terjadi. Kita ada peraturan tentang disiplin PNS," kata dia.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait