Daan Aria, alumnus SMAN 5 angkatan 86, penanggung jawab acara, menambahkan, "Spirit Porisman Bershalawat" dirancang sebagai forum silaturahmi dan diisi kegiatan Islami.
"Acara ini adalah ikhtiar kami untuk berkumpul dalam kebaikan, merayakan kelahiran Nabi dengan cara penuh makna. Kita tidak hanya bersilaturahmi, tapi juga bersama-sama melantunkan salawat, memohon syafaat, dan mendengarkan tausiyah yang insyaallah akan mencerahkan," kata Daan Aria.
Tampil juga Danny Java Jive, Tim Shalawat DKM Nurul Khomsah, dan Paduan Suara Alumni Lima.
"Panitia juga berharap agar Kang Sam Bimbo bisa turut hadir memeriahkan acara. Namun Kang Sam tidak bisa hadir," ujar Daan.
Kegiatan "Spirit Porisman Bersalawat" ini membuktikan bahwa organisasi alumni dapat berfungsi efektif sebagai media penguatan ukhuwah dan sarana untuk mengekspresikan kecintaan pada Rasulullah SAW, jauh melampaui sekadar reuni biasa.
Sementara itu, ustaz Erick Yusuf mengatakan, Spirit Porisman Bersalawat membuktikan bahwa alumni SMAN di Bandung, damai dan bersaudara. Sejak dulu di Bandung, tidak pernah terjadi tawuran antarasekolah.
"Lewat kegiatan ini, kami ingin menularkan rasa persaudaraan itu ke adik-adik kami yang masih bersekolah," kata Erick.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
