BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memberikan tantangan terbuka bagi warga Nahdliyin di Jawa Barat untuk mengambil peran strategis dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama PWNU Jawa Barat di Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026), pria yang akrab disapa Kang DS ini meminta warga NU tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya program nasional tersebut.
Menangkap Peluang di Tengah Defisit Suplai
Kang DS menyoroti fenomena ketergantungan suplai telur nasional yang selama ini didominasi oleh Blitar dengan produksi 1.000 ton per hari. Sementara itu, Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung, masih mengalami defisit pasokan telur yang menjadi sumber protein utama dalam program MBG.
"Warga NU jangan cuma jadi penonton, harus bisa menangkap peluang usaha yang ada dalam Program MBG ini. Salah satunya adalah dengan mengembangkan usaha peternakan ayam petelur," tegas Kang DS.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Bandung telah membentuk Satgas Protein untuk memacu pertumbuhan peternakan lokal. Menurut hitungan Kang DS, dengan modal sekitar Rp300 juta, masyarakat sudah bisa memulai usaha dengan populasi 1.000 ekor bibit ayam cooler beserta kandangnya.
Janji Keuntungan dan Pemberdayaan Umat
Bupati Bandung yang juga menjabat Ketua Harian APKASI ini mengungkapkan bahwa bisnis ini memiliki prospek finansial yang sangat sehat. Bahkan, gagasannya ini telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Koperasi.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
