Gegara Masalah Parkir, Warga Leuwisari Bandung Luka-luka Dianiaya Tetangga

Agus Warsudi
Wiryadi, korban penganiayaan, menjelaskan kronologi kejadian penganiayaan yang dialaminya. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Gegara masalah parkir, Wiryadi (48), warga Perumahan Leuwisari 2, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung diduga dianiaya tetangga. Akibat penganiayaan yang terjadi pada Selasa (14/10/2025) sore itu, korban Wiryadi terluka di wajah, punggung, dan kepala.

Wiryadi telah melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Bojongloa Kidul. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Wiryadi mengatakan, kejadian bermula ketika guru les anak Wiryadi memarkir mobil di depan rumah. Tak lama, Wiryadi dan anaknya datang lalu masuk ke rumah. 

Beberapa menit kemudian, seorang pengendara mobil lain datang dan membunyikan klakson berkali-kali dengan keras.

“Awalnya saya tidak tahu siapa, tapi karena suaranya keras sekali dan terus-menerus, saya sadar itu pelaku yang memang sering lewat sini,” kata Wiryadi kepada wartawan.

Melihat kondisi tersebut, istri dan pegawai Wiryadi keluar rumah untuk membantu mengarahkan kendaraan lain yang terhalang. Wiryadi pun keluar untuk membantu proses parkir agar lalu lintas di depan rumah tidak macet.

“Saya arahkan mobilnya supaya bisa lewat. Setelah lewat, saya cuma bilang ‘baru belajar ya’. Tapi pelaku tidak terima,” ujar Wiryadi.

Pelaku menghentikan mobilnya, lalu menelpon dua orang yang belakangan diketahui adalah kakaknya. Salah satu dari mereka datang berjalan kaki ke lokasi. 

Begitu melihat kakaknya datang, pelaku turun dari mobil dan berlari ke arah korban Wiryadi.

“Dia langsung ngaduin dadanya ke saya sambil berkata kasar. Saya reflek dorong dia, tapi tiba-tiba kakaknya ikut memukul. Kepala saya terbentur pagar sampai berdarah,” tuturnya

Pegawai Wiryadi yang berusaha melerai turut menjadi korban pemukulan. Akibat penganiayaan itu, Wiryadi mengalami luka lebam di mata, benjol di kepala, dan luka sobek di punggung.

Setelah membuat laporan, polisi mengarahkan korban untuk menjalani visum di rumah sakit.

“Saya lapor ke polsek, terus disuruh visum. Hasil visum sudah saya serahkan, berikut bukti CCTV dan keterangan saksi seperti istri, pegawai, dan sekuriti komplek,” ucap Wiryadi.

Wiryadi menyatakan, hingga kini menunggu perkembangan penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian. 

“Saya sudah diperiksa dan dibuatkan BAP malam itu juga sampai jam 11. Tapi sejauh ini belum ada kabar lebih lanjut. Saya berharap proses hukum berjalan adil dan tidak berat sebelah,” ujarnya.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network