Menurut Teja, laga melawan Persik Kediri menjadi pelajaran berharga, terutama bagi dirinya sebagai penjaga gawang. Ia menyadari bahwa konsentrasi penuh menjadi kunci penting di setiap pertandingan Super League.
"Setiap pertandingan tidak mudah. Setiap penjaga gawang dituntut untuk sangat fokus selama 90 menit, 95 menit, bahkan bisa lebih," tegasnya.
Dengan mental yang kembali terjaga, Teja Paku Alam diharapkan mampu menjadi tembok kokoh PERSIB saat menjamu Persija Jakarta di GBLA, laga yang berpotensi menentukan posisi klasemen jelang paruh musim Super League 2025/26.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
