BANDUNG iNews BandungRaya.id - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan kerja ke kawasan Situ Cisanti belum lama ini.
Pada kunjungannya ke wilayah Hulu Citarum Gunung Wayang, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung itu didampingi oleh Perhutani Divre Jabar - Banten dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bandung Selatan.
Peninjauan Menteri LH menegaskan pentingnya menjaga kawasan Hulu Sungai Citarum sebagai sumber air dan penyangga ekosistem yang vital bagi wilayah sekitarnya.
Menteri LH menyampaikan rencana intervensi terhadap pengelolaan lingkungan hidup di kawasan Situ Cisanti.
Intervensi melalui UU 32/2009 ini akan dilakukan melalui pendekatan rekayasa sosial, diskusi bersama para pemangku kepentingan, serta proses transisi menuju pola pengelolaan lingkungan yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Selain itu, penguatan peran Taman Hutan Raya (Tahura) di Gunung Wayang Kabupaten Bandung menjadi salah satu fokus perhatian.
Hanif Faiso juga menyampaikan rencana penyusunan Fakta Integritas Perlindungan Hutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kawasan hutan agar tetap lestari dan terhindar dari kerusakan.
Perhutani Divre Jabar-Banten dan KPH Bandung Selatan menyatakan kesiapan untuk mengawal dan mendukung seluruh langkah tersebut.
Administratur KPH Bandung Selatan, Lily Kurnia Asih mengatakan, kelestarian Situ Cisanti tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan kawasan hutan sekitar.
Menurutnya, kawasan ini memiliki nilai ekologis tinggi sehingga membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
“Upaya pelestarian harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak,” ujarnya di sela kunjungan.
Senada dengan itu, Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH)/Kadep Ops Perhutani Divre Jabar-Banten Asep Setiawan menyampaikan, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga fungsi lindung kawasan.
Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, pengelola kawasan, serta masyarakat akan memperkuat perlindungan hutan sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar Situ Cisanti.
Melalui kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan, Perhutani optimistis Situ Cisanti dapat terus terjaga kelestariannya.
Tidak hanya sebagai sumber mata air Hulu Citarum, tetapi juga sebagai kawasan strategis penopang Lingkungan Hidup Jawa Barat sekaligus sumber air utama untuk PLTA inter koneksi Jawa-Bali. (*)
Editor : Rizki Maulana
Artikel Terkait
