Zulhas Cerita Jalan Kaki 5 Km ke Sekolah, Pesannya Bikin Siswa di Bandung Terdiam

Aga Gustiana
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memaparkan keunggulan program unggulan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) di hadapan para siswa SMA dan SMK di Kabupaten Bandung. (Foto: Ist)

Ia mengulas bahwa pada dua dekade silam, kualitas fisik dan kecerdasan masyarakat Indonesia tidak kalah dibandingkan negara-negara maju di Asia. Namun, kesenjangan mulai terasa ketika negara lain secara serius mengalokasikan anggaran besar untuk pemenuhan gizi warganya.

"Kita lihat Singapura. Mereka enggak punya sumber daya alam seperti kita. Tapi mereka negara kaya. Kenapa? Karena orangnya pinter-pinter dan sehat. Kenapa pinter dan sehat? Karena makanannya bagus. Gizinua seimbang. Jadi asupan makanan bergizi ini penting," tuturnya.

"Jadi di negara-negara maju itu, makanannya bergizi. Nah di kita baru. Pak Presiden Prabowo tahu permasalahan, dan tahu solusi. Makanya kebijakan Pak Presiden yaitu Makan Bergizi Gratis," tambah Zulhas.

Tak hanya berbicara soal program, Zulhas juga memberi motivasi kepada para pelajar agar tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan, selama disertai tekad dan kerja keras.

"Dulu saya sekolah jalan kaki 5 kilometer. Terus belum ada listrik. Sekolah juga bocor. Tapi alhamdulillah saya bisa jadi Menko. Pernah jadi Ketua MPR. Nah kalian juga bisa jadi apapun yang diinginkan asal bersungguh-sungguh dan berani. Kesuksesan ditentukan oleh kalian sendiri," tegas Zulkifli Hasan.

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan yang juga menjabat Ketua Umum Partai Amanat Nasional bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna turut membagikan hadiah kepada sejumlah siswa. Kegiatan itu sekaligus menjadi sarana memperkenalkan secara langsung manfaat program MBG kepada generasi muda.

Melalui kebijakan Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto menargetkan terciptanya anak-anak Indonesia yang kuat secara fisik dan unggul secara intelektual, sejajar dengan negara-negara maju, sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network