Evaluasi Penyebab Longsor Jadi Sorotan DPR RI
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terkait penyebab bencana. Ia mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi transparan dan akuntabel.
Menurut Rajiv, bencana alam tidak bisa semata dipandang sebagai akibat cuaca ekstrem. Faktor kerusakan ekosistem, alih fungsi lahan, dan lemahnya pengawasan tata ruang harus diperiksa secara serius agar tragedi serupa tidak terulang.
“Harus ada keberanian mengusut apakah longsor ini dipicu kerusakan lingkungan, termasuk alih fungsi lahan di kawasan rawan bencana. Pemerintah daerah dan penegak hukum perlu mengungkapnya secara terbuka,” tegas Rajiv.
Tata Kelola Lingkungan Jadi Kunci Keselamatan Warga
Rajiv menekankan bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya melalui bantuan darurat. Langkah jangka panjang meliputi pengawasan wilayah rawan bencana dan pengelolaan lingkungan yang baik.
“Kawasan lereng dan hulu seperti Gunung Burangrang memiliki fungsi ekologis vital. Jika dialihfungsikan tanpa kendali, risiko longsor menjadi nyata. Ini bukan sekadar musibah, tapi peringatan keras soal tata kelola lingkungan,” ungkap anggota Pansus Penyelesaian Konflik Agraria DPR RI ini.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
