BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Posko DVI di Puskesmas Pasirlangu terus menerima kantong jenazah korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hingga Minggu (24/1/2026) siang, sebanyak 16 kantong jenazah bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB, berhasil terkumpul dan menunggu identifikasi.
Total dari jumlah itu yang sudah teridentifikasi ada 7 korban. Yakni Sunarya (58), Jajang Tarya (37), Nining (40), Dadang Apung (60), Nurhayati (43), Muhammad Kori (30), dan Lina Lismayanti (43).
"Sampai pukul 12.00 WIB, total ada 16 kantung jenazah yang kami terima termasuk dua bagian tubuh," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan saat ditemui di Puskesmas Pasirlangu.
Dikatakannya, mereka yang sudah teridentifikasi langsung diberikan kepada pihak keluarga, termasuk tiga orang yang diserahkan kemarin. Sementara proses identifikasi masih terus dilakukan.
Terbaru ada empat jenazah baru masuk dan dua di antaranya sudah terkonfirmasi identitasnya melalui proses anti-mortem (pemeriksaan sebelum kematian) yang dilakukan oleh tim gabungan berjumlah 12 orang.
Identifikasi dilakukan melalui ciri fisik seperti gigi, wajah, dan sidik jari, kemudian dibandingkan dengan data KTP baik secara manual maupun digital.
Adapun berdasarkan dari data awal yang tercatat sebanyak 113 orang yang terdampak, sebanyak 23 orang selamat. Kemudian sekitar 90 orang masih dalam status hilang atau tertimbun.
"Setelah dikurangi dengan 16 kantong jenazah yang ditemukan, masih ada sekitar 74 orang yang belum ditemukan dan terus menjadi fokus pencarian tim SAR," tuturnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa dari total jenazah yang ditemukan, ada satu keluarga yang ditemukan dalam kondisi berpelukan.
Mereka adalah bapak, ibu, dan satu anak yang ditemukan berangkulan di dalam rumah yang tertimbun.
"Kami menyampaikan rasa prihatin, ada satu keluarga yang ditemukan berangkulan," tandasnya.
Editor : Rizki Maulana
