BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Publik internasional saat ini tengah tertuju pada teka-teki keberadaan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Di tengah berkecamuknya konflik terbuka melawan Iran dan sekutunya, klaim mengejutkan muncul dari Kantor Berita Tasnim, media semi-resmi Teheran. Mereka menyebut sang pemimpin kemungkinan telah tewas atau mengalami luka serius akibat serangan balasan yang baru-baru ini terjadi.
Sederet Kejanggalan yang Memancing Tanda Tanya
Ketidakjelasan nasib Netanyahu kian menguat seiring munculnya beberapa anomali yang tidak biasa di Yerusalem. Berikut adalah poin-poin yang memicu spekulasi:
Absen dari Ruang Publik: Netanyahu yang biasanya rutin mengunggah pesan video harian, kini tidak terlihat selama empat hari berturut-turut.
Hanya Pesan Tertulis: Selama menghilang, semua instruksi atau pernyataan yang dirilis kantor perdana menteri hanya berupa teks tanpa bukti visual terbaru.
- Baca Juga:
Penjagaan Super Ketat: Laporan di lapangan menunjukkan adanya aktivitas keamanan yang tidak biasa di sekitar kediaman resminya tanpa ada penjelasan mendalam.
Kunjungan Utusan AS yang Batal Mendadak
Situasi semakin pelik ketika delegasi tingkat tinggi Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, secara mendadak membatalkan agenda pertemuan di Israel pada Selasa lalu. Padahal, kunjungan ini dijadwalkan untuk membahas langkah strategis perang melawan Iran yang sejauh ini telah memakan banyak korban jiwa, termasuk tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Hingga kini, baik Gedung Putih maupun Tel Aviv memilih bungkam seribu bahasa. Sebagian analis menduga adanya gesekan strategi antara kedua negara terkait target serangan ke fasilitas minyak Iran, namun sebagian lain mengaitkannya dengan kekosongan kekuasaan di internal Israel.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
